PON XXII 2028

NTB dan NTT Resmi Menjadi Tuan Rumah Penyelenggaraan PON XXII 2028

Seluruh perwakilan KONI Provinsi menyetujui NTB dan NTT jadi tuan rumah penyelenggaraan PON XXII 2028

Tribunnews/Alfarizy Ajie Fadhilah
Musornaslub KONI Pusat 2022 putuskan Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) dijadikan tempat penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-22 tahun 2028. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) dijadikan tempat penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-22 tahun 2028.

Kedua provinsi itu dipilih menjadi tuan rumah pesta olahraga empat tahunan nasional berdasarkan hasil Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa Komite Olahraga Nasional Indonesia ((Musornaslub KONI) Pusat 2022.

Pemilihan itu diambil berdasarkan hasil aklamasi, karena memang hanya dua provinsi yang mengajukan diri dan bersedia untuk menjadi tuan rumah PON XXII 2028.

Seluruh perwakilan KONI Provinsi yang menjadi anggota Musornaslub pun menyetujui untuk PON XXII 2028 di bumi Flobamora tersebut.

Baca juga: Jelang PON XXI, Menpora Zainudin Amali Minta Pengurus Olahraga di Daerah Tingkatkan Pembinaan Atlet

Baca juga: Jadi Ketum PB PBI Periode 2022-2026, Wamendag Jerry Sambuaga Fokus pada PON & Pembangunan Fasilitas

Baca juga: Pilih Hari Favorit Jokowi, PSI Bakal Daftar ke KPU pada Rabu Pon 10 Agustus 2022

Sesuai regulasi, penentuan penyelenggaraan PON setidaknya sudah dilakukan sejak enam tahun sebelumnya.

Dengan demikian untuk kali pertama, NTB dan NTT menjadi tuan rumah gelaran Pekan Olahraga Nasional.

"Telah dilakukan Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa untuk menentukan tuan rumah PON ke-22 tahun 2028, yang terpilih adalah NTB dan NTT," kata Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI Purn Marciano Norman.

BERITA VIDEO: PEMBERHENTIAN Anies Baswedan & Ahmad Riza Patria Resmi Diumumkan DPRD DKI Jakarta

"Proses ini harus dilakukan enam tahun sebelum pelaksanaannya dan melalui proses yang cukup panjang. Semua telah dilalui prosesnya. Saya yakin dua provinsi itu akan nempersiapkan sebaik-baiknya," ujar Marciano.

Dalam pemaparan yang dilakukan oleh tim penjaringan dan penyaringan tuan rumah PON, persiapan sudah mencapai angka sekira 30-50 persen.

Masih ada beberapa pekerjaan rumah yang harus diselesaikan sebelum gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-22 tahun 2028.

Sekadar informasi, ini merupakan PON yang diadakan setelah gelaran PON ke-21 tahun 2024 yang diselenggarakan di dua provinsi, yaitu Aceh dan Sumatera Utara.

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved