Minggu, 10 Mei 2026

Berita Nasional

Menteri Basuki Puji Langkah PII Inisasi Forum Engineering 20 sebagai Pendukung KTT G20

E20 akan berfungsi sebagai platform kolaborasi bagi para insinyur untuk menghasilkan karya dan keluaran nyata di semua area bidang teknik.

Tayang:
Editor: Feryanto Hadi
Ist
Persatuan Insinyur Indonesia (PII) menyelenggarakan International Webinar on Food Security : Feed 10 Billion and Launching Engineering 20 (E20) yang dihadiri Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Auditorium Kementerian PUPR, Senin (12/09) 


WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Persatuan Insinyur Indonesia atau PII menginisiasi forum Engineering 20 (E20) sebagai acara tambahan atau side event dari G20.

PII E20 sedang dalam proses menjadi engagement group G20.

E20 akan berfungsi sebagai platform kolaborasi bagi para insinyur untuk menghasilkan karya dan keluaran nyata di semua area bidang teknik.

Termasuk dan tidak terbatas pada transisi energi hijau, aplikasi digital ke berbagai sektor industri dengan cara yang dapat diterapkan, dan berfokus pada produksi produk kesehatan yang efisien dan hemat biaya.

Sebagai salah satu rangkaian kegiatan, Persatuan Insinyur Indonesia (PII) menyelenggarakan International Webinar on Food Security : Feed 10 Billion and Launching Engineering 20 (E20) yang dihadiri Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Auditorium Kementerian PUPR, Senin (12/09)

Danis Sumadilaga selaku Ketua PII selaku Ketua PII menyebut, E20 akan menjadi platform kolaborasi para insinyur yang akan berkontribusi secara efektif untuk menghadapi tantangan di bidang ketahanan pangan nasional, masalah ekonomi, lingkungan, dan perawatan kesehatan.

“Tujuan acara ini tentu saja kita akan berbicara banyak hal tentang food security, dimana ke depan kita harus betul-betul menjamin masalah ketersediaan pangan bagi masyarakat Indonesia maupun dunia pada tahun 2050 yang jumlahnya diperkirakan 10 milyar orang. Serta upaya-upaya apa yang perlu kita lakukan dalam rangka menjamin ketersediaan pangan tersebut,” kata Danis Sumadilaga selaku Ketua PII.

Baca juga: Insinyur Indonesia Bakal Ambil Peran di KTT G20 Tahun 2022

Di sisi lain, Menteri Basuki mengapresiasi PII atas inisiasinya dalam mempersiapkan kegiatan E20 sebagai peran aktif keterlibatan insinyur pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang akan diperkenalkan langsung pada November mendatang.

E20 sendiri dirancang untuk memiliki beberapa kareteristik.

Pertama,  Indonesia merupakan “inisiator” E20 saat Indonesia menjadi tuan rumah G20 pada 2022.

Kedua, Inisiatif aktif Indonesia adalah kontribusinya terhadap tantangan dunia saat ini dan resolusi dalam menghadapi perubahan iklim, transformasi digital, dan kesehatan.

Kemudian, selama berabad-abad, para insinyur telah memainkan peran penting dalam mempertahankan, meningkatkan dan bahkan menyelamatkan nyawa. Dari sanitasi air sampai produksi vitamin, insinyur yang memproduksinya.

Pada periode tertentu dalam sejarah manusia, insinyur memainkan pekerjaan yang pasif atau bekerja di belakang layar. Kesulitan saat ini sebagai akibat dari mentalitas atau pendekatan tersebut.

Sudah waktunya bagi para insinyur untuk menunjukkan diri. Kita membutuhkan insinyur pemimpin (Leader Engineers) yang dapat memecahkan banyak tantangan yang mengganggu lingkungan, kesehatan manusia, masalah ekonomi dan masa depan manusia di bumi.

Dekade terakhir telah terjadi banyak kejadian yang penuh dengan pendapat dan saran yang diberikan oleh pembicara global tanpa banyak tindakan maupun implementasi.

Metode lama ini perlu diakhiri dengan memberikan tindakan nyata dan implementasi yang dipimpin oleh apa yang disebut Leader Engineer (“LE”)—gelar yang diberikan kepada individu tertentu yang memiliki sifat, kapasitas, kualifikasi, kapasitas mental dan rekam jejak kepemimpinan.

 Insinyur Indonesia yang diwakili oleh PII mulai memainkan peran positif internasional. Dengan begitu, PII akan mengangkat derajat dan pengakuan para insinyur Indonesia.

E20, selain dari retorika dan pembangunan citra, akan berfungsi sebagai sebuah platform kolaborasi untuk menghasilkan karya dan keluaran nyata seperti transisi energi hijau, aplikasi digital ke berbagai sektor industri dengan cara yang dapat diterapkan, dan berfokus pada produksi produk kesehatan yang efisien dan hemat biaya.

Sejarah Insinyur

Manusia telah menyesuaikan lingkungan mereka agar lebih sesuai dengan kebutuhan dan keinginan mereka sejak sebelum sejarah tercatat. Selalu ada orang yang merancang dan membangun alat atau perangkat lain untuk memecahkan masalah atau meningkatkan kehidupan.

Seiring perkembangan peradaban, orang-orang mulai membentuk kembali lingkungan mereka dengan pertanian, desa, kapal, jalan, dan akhirnya kota-kota besar.

Dengan setiap kemajuan datang tantangan baru yang membutuhkan solusi yang lebih kompleks dan kreatif. Salah satu contoh awal dari kegiatan yang sekarang kita sebut keteknikan adalah pembangunan dan peningkatan sistem saluran air yang mengangkut air di dalam dan sekitar Roma mulai abad keempat SM.

Profesi yang kita kenal sebagai insinyur saat ini muncul pada tahun 1500-an ketika para ahli mulai menggunakan matematika untuk merancang benteng militer.

Arsitek militer spesial ini umumnya akan membiarkan pengrajin melakukan konstruksi yang sebenarnya, sehingga menjadi insinyur sejati pertama dalam arti kata modern.

Mulai pada pertengahan abad kesembilan belas, metode pemrosesan baru-terutama untuk baja dan minyak bumi-membentuk kembali transportasi, konstruksi, dan manufaktur. Ilmuwan, penemu dan pengusaha berkembang dan teknologi "pengubah permainan" muncul di beberapa industri yang berbeda.

Pada abad ke-20, keteknikan secara harfiah mengelektrifikasi bangsa. Ia membawa kita terbang di udara dan ke luar angkasa. Ia memberi kita mobil dan jalan raya untuk mengemudikannya. Ia membuat perairan kita lebih bersih dan lebih aman dan merevolusi cara kita memproduksi makanan.

Keteknikan membuat rumah kita lebih nyaman dan efisien dengan peralatan yang menghemat waktu dan uang. Ia menghubungkan kita melalui telepon, radio, dan televisi dan memberi kita cara baru untuk melihat diri kita sendiri – dan dunia – dengan berbagai teknologi pencitraan.

Insinyur membantu memberi makan dan mendukung pertumbuhan populasi dunia perkotaan yang dapat mencapai 10 miliar pada tahun 2050.

Mereka sedang bekerja untuk memastikan bahwa semua orang memiliki akses ke air bersih dan tempat tinggal yang memadai.

Insinyur saat ini sedang mengembangkan bentuk energi yang aman, efisien, dan terbarukan.

Mereka membantu dalam meningkatkan kesehatan kita dengan obat-obatan dan perawatan medis yang lebih efektif. Mereka sedang bekerja untuk merancang cara baru dan yang lebih hebat dalam menciptakan, menyimpan, dan menggunakan informasi.

Insinyur saat ini dan seterusnya akan tetap penting dalam memajukan teknologi yang akan memungkinkan individu untuk bekerja, belajar, dan bermain dengan cara baru dan menarik.

Tantangan besar untuk keteknikan

Akademi Teknik Nasional (Amerika) atau National Academy of Engineering telah mengumumkan   14 "tantangan besar" untuk keteknikan di abad ini:

·          Membuat tenaga surya menjadi ekonomis;

·          Menyediakan energi dari fusi;

·          Mengembangkan metode penyerapan karbon;

·          Mengelola siklus nitrogen;

·          Menyediakan akses air bersih;

·          Memulihkan dan meningkatkan infrastruktur perkotaan;

·          Memajukan informatika kesehatan;

·          Menciptakan obat-obatan yang lebih baik;

·          Merekayasa balik otak;

·          Mencegah teror nuklir;

·          Mengamankan dunia maya;

·          Meningkatkan realitas virtual;

·          Memajukan pembelajaran yang dipersonalisasi; dan

·          Menciptakan alat penemuan ilmiah.

Kata engine (mesin) dan ingenious (inovatif) berasal dari akar bahasa Latin yang sama, ingenerare, yang berarti “menciptakan.” Awal dari kata kerja bahasa Inggris engine (mesin) memiliki arti "untuk merancang."

Dari Revolusi Industri pertama hingga keempat, para insinyur adalah aktor kunci yang menciptakan teknologi dan produk baru tersebut. Dari sabun sampo hingga pengolahan air, dari kabel ke handphone, dari emas sampai ke teknik finansial

Dalam beberapa dekade terakhir, peran insinyur telah berevolusi ke belakang panggung—di belakang layar dan sebagian besar sering melakukan kompromi karena kurangnya kemampuan dan kualitas kepemimpinan.

Ini mungkin salah satu alasan utama mengapa dunia tempat kita hidup telah menjadi lebih tercemar, sakit, kekacauan finansial, ketidakadilan sosial, dll.

Diberkahi dengan kapasitas intelektual sedemikian rupa, insinyur sekarang harus bangun dan mengambil peran dan tanggung jawab mereka untuk memperbaiki masalah sebelum menjadi benar-benar terlambat.

Oleh karena itu, merupakan kehormatan dan hak istimewa bagi Persatuan Insinyur Indonesia untuk menginisiasi ide kerja yang menantang, dan program yang berorientasi pada tindakan untuk mengatasi tantangan dan isu yang telah menjadi bahan diskusi selama bertahun-tahun.

 Acara menuju KTT pada November 2022

Pada setiap platform empat sektor, dua atau tiga Focused Group Discussions (FGD) atau Diskusi Kelompok Terpumpun akan dilakukan untuk mempersiapkan materi konklusif yang akan dipresentasikan dalam KTT November 2022.

FGD ini akan melibatkan individu dan organisasi internasional terkait. Maka diusulkan untuk dilakukan acara berikut :

4 Agustus 2022

State-of-the-Art Technologies and Financial Models for Energy Transition: Asian and European Perspectives.

Teknologi Tercanggih dan Model Keuangan untuk Transisi Energi: Perspektif Asia dan Eropa.

12 September 2022

(Inception/Launching Event) – (Peluncuran E20)

E20 Engineers Conference on Food Security.

Konferensi Insinyur E20 tentang Ketahanan Pangan.

4 Oktober 2022

Towards the Renaissance of Engineering Practice: Leader Engineers are Born.

Menuju Renaisans Praktik Keteknikan: Insinyur Pemimpin Lahir.

18 Oktober 2022

Pre-Leader Engineer Summit: Action Plans toward High Performance Leader Engineer

Pra-KTT Insinyur Pemimpin: Rencana Aksi menuju Insinyur Pemimpin Berkinerja Tinggi

3-4 November 2022

E20 ENGINEERING SUMMIT IN BALI

KTT INSINYUR E20 DI BALI

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved