UMKM

Kualitas Produk Terus Meningkat, Pelaku Usaha Binaan Pertamina TC Siap Penuhi Permintaan Pasar

Pelatihan wirausaha batch pertama dimulai pada tahun 2021 untuk merangkul masyarakat yang terdampak akibat pandemi Covid-19.

Editor: Feryanto Hadi
Ist
Sejumlah pelaku usaha mendapatkan pelatihan untukpeningkatan produk. UMKM binaan Pertamina kini siap bersaing di pasaran dengan produk-produk unggulan 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA- PT Pertamina Training and Consulting (PTC) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) memberikan kesempatan bagi para masyarakat wilayah Jabodetabek dengan kategori masyarakat pra sejahtera, pemutusan hubungan kerja, tunakarya, penyandang disabilitas, dan eks warga binaan untuk mengikuti kegiatan pelatihan kewirausahaan sosial.

Pelatihan wirausaha batch pertama dimulai pada tahun 2021 untuk merangkul masyarakat yang terdampak akibat pandemi Covid-19.

Selanjutnya, secara berkesinambungan, PT Pertamina Training and Consulting terus mengembangkan kapabilitas masyarakat melalui ragam pelatihan yang diberikan seperti pelatihan barista kopi, pelatihan frozen food, dan pelatihan hidroponik untuk menjawab tantangan pasar dan meningkatkan daya saing masyarakat agar dapat membangkitkan kembali gairah ekonomi.

Tercatat sebanyak 31 wirausaha frozen food dan hidroponik binaan tahun 2021 telah berhasil masuk ke dalam segmen pasar yang dibutuhkan masyarakat.

Baca juga: Berkunjung ke Ambon, Sandiaga Uno Wujudkan Harapan Pegiat UMKM Asal Papua

Untuk menjawab tantangan dan permintaan pasar yang semakin bertambah, PTC berkolaborasi bersama Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM) di tahun 2022 meningkatkan kapasitas wirausaha binaan ke tingkat yang lebih tinggi untuk mempersiapkan para wirausaha binaan menjadi lebih matang dalam memenuhi permintaan pasar.

Okeu Yudipratomo selaku Corporate Communication & CSR Officer PTC menuturkan bahwa kegiatan ini adalah program komitmen untuk memberdayakan masyarakat melalui usaha yang berkualitas.

“Program pelatihan tingkat lanjut frozen food dan hidroponik ini adalah bentuk komitmen kami dari Pertamina Traning and Consulting dalam mendukung penguatan kewirausahaan sosial di masyarakat. Manfaatkan kesempatan ini untuk menggali ilmu dan skill yang diajarkan agar dapat bersaing menjamin produk yang berkualitas terbaik kepada konsumen," ujar Okeu melalui keterangan tertulisnya kepada Warta Kota, Selasa (13/9/2022)

Baca juga: Terdampak Kenaikan Harga Bahan Pokok, Warga dapat Bantuan Sembako Murah dan Bazar UMKM

Sebanyak 17 alumni dari batch 1 pelatihan frozen food mengikuti pelatihan frozen food tingkat lanjut secara daring yang dilaksanakan pada hari Jumat (2/9).

Pelatihan juga dilakukan secara daring dengan sistem seleksi bagi para peserta yang aktif dan memiliki kecakapan keahlian yang telah dinilai oleh pemateri.

Pelatihan secara luring di Kedai Kopi Inspirasi Jakarta Selatan yang diikuti oleh 8 peserta terpilih untuk melakukan pendalaman materi mengenai resep memasak Chicken Egg Roll Frozen Food, Kaki Naga Frozen Food, Resep Pisang Coklat Lumer, dan materi cara pengemasan dan perhitungan modal usaha.

Sebagai komitmen dalam urban farming, pelatihan hidroponik juga dilakukan secara daring pada hari Senin (5/9) dengan penguatan materi hidroponik kepada 11 alumni batch 1 dan dilanjutkan pelatihan secara luring pada tanggal 7-8 September bersama dengan 8 alumni terpilih dengan diberikan materi pengenalan instalasi, nutrisi, teknik penyemaian, perawatan, penanganan budidaya sayuran hidroponik, dan peluang bisnis hidroponik.

Baca juga: Harga BBM Melambung, Bank Jateng Turunkan Suku Bunga Kredit untuk Pedagang Pasar-UMKM, Hanya 2 %

Selaras dengan komitmen serta dukungan dalam wirausaha, PT Pertamina Training and Consulting dan YIIM bergerak untuk melakukan pendampingan sertifikasi produk halal bagi wirausahawan yang difasilitasi oleh World Halal Center secara gratis.

Program sertifikasi produk halal ini diadakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Kementerian Agama RI dengan pelaksanaan sosialisasi pada hari Selasa (6/9) secara daring yang dihadiri oleh beberapa wirausaha binaan PTC.

Sertifikasi halal merupakan salah satu unsur penting untuk menjamin kualitas produk yang dijual sehingga dapat memenuhi ekspektasi dan kebutuhan pasar yang terus meningkat.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved