Berita Tangerang

Heboh Perusakan Portal, Karang Taruna Pakuhaji Dukung Pemerintah Tindak Tegas Tempat Wisata Bandel

Said Kosim menyebut, sumber utama ketidakdisplinan pemilik Padi Padi Picnic lanatran  tidak memenuhi kewajiban melengkapi perizinan

Editor: Feryanto Hadi
Ist
Portal yang diduga dirusak oleh pengelola tempat wisata di Pakuhaji, Kabupaten Tangerang. Polres Metro Tangerang Kota telah menetapkan enam tersangka antara lain, berinisial AGS, BTK, AWS (pengelola padi-padi) BRH, HH dan SS (pegawai padi-padi) 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Sejumlah elemen pemuda Kecamatan Pakuhaji Kabupaten Tangerang bela Pemerintahan Pakuhaji atas penyegelan dan pemasangan portal akses jalan menuju Padi Padi Picnic.

Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk penegakan Peraturan Daerah (Perda)

Ketua Karang Taruna Kecamatan Pakuhaji Said Kosim mengatakan yang dilakukan Trantib Kecamatan Pakuhaji menyegel dan memasang portal upaya menegakan Perda ditingkat wilayah.

Menurut Said Kosim, sumber utama ketidakdisplinan pemilik Padi Padi Picnic lanatran  tidak memenuhi kewajiban melengkapi perizinan yang sudah ditetapkan aturan yang berlaku.

"Saya kira pemerintah melakukan tugas sesui dengan Perda kalau tidak ada perizinan berhak untuk menutup kegiatan apapun termasuk padi-padi" ujar Said Kosim kepada wartawan, Selasa (13/9/2022).

Baca juga: Petani Ikut Jadi Tersangka Perusakan Portal di Tangerang, Praktisi Hukum: Semua Sama di Mata Hukum

Baca juga: Ketua DPRD Dukung Langkah Pemkab Tangerang Lapor Polisi soal Perusakan Portal

Namun, Said Kosim melihat tindakan yang dilakukan oleh Trantib kecamatan Pakuhaji menutup sementara kegiatan padi padi tepat karena Pemerintah Kecamatan Pakuhaji kepanjangan tangan Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk menjalankan amanah Perda

Dia berpendapat, dengan sikap seperti itu yang ditunjukan oleh pemilik Padi Padi Picnic bisa saja backlist dari Kabupaten Tangerang.

"saya berfikir bisa saja kabupaten Tangerang mem Backlist Padi Padi Picnic dari Kabupaten Tangerang. Kalau sikapnya tidak kooperatif ," pungkasnya.

Terpisah, Aktivis Mahasiswa asal Pakuhaji Muhammad Rizki mengungkap kecewa dengan sikap pembangkangan dari pihak Padi Padi Picnic terhadap peraturan daerah di Kabupaten Tangerang.

Baca juga: Polrestro Tangerang Kota Tetapkan 9 Tersangka Kasus Perusakan Portal di Pakuhaji Tangerang

"Pemilik Padi Padi Picnic ko culas sekali membangkang, kecewa !. Bagaimanapun aturan perlu ditegakan, dan saya nilai sedang dilakukan oleh pemerintah kecamatan," kata Rizki, Selasa (13/9/2022).

Dirinya menegaskan, Pemerintah Kabupaten Tangerang jangan setengah-setangah menegakan Perda dalam hal ini memberikan sanksi kepada pemilik Padi Padi Picnic.

"Jangan setengah-setengah kasih sanksi nya. Kalau tidak kami warga pakuhaji yang bersikap. Pemilik sudah melakukan pembangkangan, gak pantes usaha Kabupaten Tangerang," pungaksnya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved