Cegah Aksi Bullying dan Tawuran, Puluhan Pelajar dan Guru Dapat Pemahaman Hukum dan HAM

Puluhan siswa dan guru di wilayah Jakarta Selatan mendapatkan pemahaman tentang proses hukum dan HAM untuk mencegah terjadinya bullying dan tawuran.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Junianto Hamonangan
Warta Kota/Miftahul Munir
90 siswa dan 10 guru di wilayah Jakarta Selatan mendapat pemahaman proses tentang hukum dan HAM di ruang serba guna kantor Wali Kota Jakarta Selatan Selasa (13/9/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, KEBAYORAN BARU - Bidang Hukum Pemerintah Kota Jakarta Selatan menggelar kegiatan peningkatan kesadaran hukum dan HAM tingkat kota pada Selasa (13/9/2022).

Pada kesempatan tersebut ada sekira 90 siswa dan 10 guru di wilayah Jakarta Selatan mendapatkan pemahaman proses tentang hukum dan HAM di ruang serba guna.

Plt Wakil Wali Kota Jakarta Selatan Ali Murthadho menjelaskan, pihaknya mengambil tema 'stip bullying dan tawuran' karena dinilai sangat cocok dengan para pelajar yang hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan.

Baca juga: Eco Park Tebet Jadi Korban Vandalisme Orang Tidak Bertanggung Jawab, Polisi Tutup Mata

Ali tidak mau ada siswa mengucilkan orang lain terutama kepada sesama siswa di sekolah masing-masing.

"Saya minta agar adik-adik dan guru-guru yang ada di hadapan saya pastikan bahwa materi yang disampaikan oleh para narasumber itu bisa menjadi modal bagi kita, juga teman teman lainnya," ucapnya. 

Sementara itu, Kepala Bagian Hukum Wali Kota Jakarta Selatan, Dedy Rohedi melanjutkan, narasumber yang dihadirkan hari ini dari Badan Pembinaan Hukum Nasional Kementerian Hukum dan HAM serta Polres Metro Jakarta Selatan.

Baca juga: Jelang Purna Tugas 16 Oktober 2022, Anies Baswedan Tegaskan Masih Fokus Bertugas 

Para narasumber ini menyampaikan materi tentang hukum dan HAM dengan bahasa yang mudah dimengerti.

Para siswa diharapkan tidak ada lagi yang terlibat aksi bullying ataupun ikut tawuran hingga melukai orang lain. Dedi justru meminta kepada peserta yang hadir menjadi benteng atau pelindung bagi siswa yang alami bullying.

"Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan hukum kepada guru dan siswa sekolah sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku," tutur Dedy. (m26)

Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved