Kenaikan Harga BBM

Beban Hidup Warga Bogor Sedikit Berkurang, Harga Telur Ayam Turun setelah Harga BBM Naik

Harga komoditas telur ayam sedikit turun, sehingga mengurangi beban masyarakat Bogor yang kini tercekik akibat kenaikan harga BBM.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Valentino Verry
warta kota/hironimus roni
Anton, pedagang telur di Pabuaran, Bojong Gede, Kabupaten Bogor, mengatakan harga telur ayam kini turun berkisar Rp 27.000-Rp 28.000 per kg, di saat harga BBM sudah naik. Hal ini disebabkan permintaan yang menurun. 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) berimbas pada naiknya harga barang-barang kebutuhan pokok.

Namun hal ini tidak berlaku pada harga telur ayam yang malah turun.

Sempat menyentuh harga lebih dari Rp 30.000 per kilogram pada dua pekan lalu, saat ini harga telur berada di kisaran Rp 27.000 - 28.000 per kilogram.

Anton, pedagang telur di Pabuaran, Bojonggede, Kabupaten Bogor, mengaku harga telur mulai turun sejak pekan lalu.

"Turunnya sih sejak minggu lalu. Saat ini saya jual Rp 27.000 per kilogram," kata Anton, Selasa (13/9/2022).

Dia tidak tahu persis alasan harga telur tiba-tiba turun ditengah kenaikan harga BBM.

"Seharusnya naik sih karena transportasi naik. Tetapi saat ini harga dari distributor memang turun," ucapnya.

Senada, Putra, pedagang telur di Citayam, mengaku harga telur saat ini lebih rendah dari sebelumnya.

Baca juga: Zulhas Janji Harga Telur Ayam Turun Jadi Rp28 Ribu pada Akhir September 2022

"Minggu lalu masih di kisaran Rp 29.000-30.000 per kilogram. Saat ini turun jadi Rp 28.000 per kilogram," paparnya.

Dia menduga turunnya harga karena harga pakan yang kembali stabil.

"Mungkin harga pakan sudah turun. Sebelumnya harga naik karena harga pakan mengalami kenaikan," ungkap Putra.

Baca juga: Lotus Garden Hotel Kediri Hadirkan Menu Udang Laba-Laba Bertabur Telur Ayam Goreng

Dia berharap harga telur ayam stabil sehingga tidak memperparah kondisi ekonomi masyarakat.

"Kalau bisa sih tidak naik lagi ya. Soalnya daya beli masyarakat sedang turun karena kenaikan harga BBM," tandas Putra.

 

 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved