Kenaikan Harga BBM

PKS Kritisi Pemkot Bekasi Gelar Festival Budaya PNBK di Tengah Kenaikan Harga BBM

Festival Budaya Pesona Nusantara Bekasi Keren (PNBK) inisiasi Pemkot Bekasi yang digelar di Stadion Patriot Chandrabhaga dikritik PKS Kota Bekasi.

Istimewa
Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bekasi, Heri Koswara mengkritisi Festival Budaya Pesona Nusantara Bekasi Keren (PNBK) yang digelar di Stadion Patriot Chandrabhaga hasil inisiasi Pemkot Bekasi tersebut. 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI SELATAN - Festival Budaya Pesona Nusantara Bekasi Keren (PNBK) diinisiasi oleh Pemerintah Kota Bekasi yang digelar di Stadion Patriot Chandrabhaga, Sabtu (10/9) kemarin mendapat kritikan oleh kader PKS Kota Bekasi.

Kritikan ini disampaikan okeh Ketua Umum DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bekasi Heri Koswara.

Menurut dia, kegiatan yang digelar oleh Pemkot Bekasi itu dianggap kurang tepat, karena kegiatan itu diselenggarakan ditengah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

"Sangat disayangkan, disaat masyarakat menjerit hari ini, ternyata justru kita saksikan ada kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah yang sama sekali tidak melihat kepedihan yang dirasakan oleh warganya," kata Heri Koswara dalam keteranganya.

Baca juga: Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan Pastikan Harga Kebutuhan Pokok Tetap Stabil Meski Harga BBM Naik

Festival Budaya yang digelar dalam rangka puncak kemeriahan HUT RI ke-77 itu menurut Herkos sapaan Heri Koswara memang sangat positif.

Terlebih dalam hal pelestarian budaya. Namun, menurut dia sangat tak elok dilaksanakan ketika masyarakat tengah gelisah terkait kenaikan harga BBM.

"Memang itu sangat positif, tapi itu tidak baik disaat hari ini seharusnya. Kita punya perasaan yang sama kepada masyarakat yang jumlahnya mungkin mayoritas di hari ini dalam kondisi yang sangat terpuruk terkait dengan persoalan ekonomi yang dirasakan," katanya.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Kota Bekasi Deded Kusmayadi mengatakan 10 ribu orang yang ikut dalam kegiatan itu sebagai bentuk momentum kebangkitan bersama setelah pandemi Covid-19.

Baca juga: Kenaikan Harga BBM Bersubsidi Dinilai Bisa Menjadi Momen Pemerintah Memanfaatkan Energi Alternatif

"Gelaran PNBK ini sebagai Upaya Mengapresiasi Budaya Nusantara di Kota Bekasi. Karena Bekasi Rumah Kebangsaan, Rumah Nusantara. Selain itu ini adalah momentum kebangkitan ekonomi nasional pasca Pandemi untuk bisa pulih lebih cepat bangkit lebih kuat," katanya.

Terkait anggaran, menurut dia jika kegiatan itu tidak menggunakan dana APBD. Menurut Deded dana yang dikeluarkan untuk melaksanakan kegiatan ini murni menggunakan dana swadaya.

Hanya saja, Deded belum merinci berapa besaran dana yang sudah dikeluarkan dalam kegiatan itu.

"Itu semua Swadaya. Pemain yang ikut di PNBK tidak di bayar saat tampil. Tapi Saya belum bisa spekulasi berapa dana yang di habiskan saat festival PNBK. Nanti saya akan hitung dulu," ucapnya. (JOS).

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved