Anies Baswedan Lengser

Anies Berharap Pj Gubernur DKI Jakarta Bisa Selesaikan Masalah Masyarakat dengan Micro Question

Kementerian Dalam Negeri akan menunjuk Penjabat (Pj) Gubernur untuk mengisi kekosongan posisi Gubernur DKI Jakarta sebelum Pilkada 2024. 

Penulis: Indri Fahra Febrina | Editor: Sigit Nugroho
Wartakotalive/Indri Fahra Febrina
Anies Baswedan Berharap Pj Gubernur DKI Jakarta Bisa Selesaikan Masalah Masyarakat dengan Micro Question. 

WARTAKOTALIVE.COM, TAMANSARI - Masa bakti Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bakal selesai pada 16 Oktober mendatang. 

Kementerian Dalam Negeri akan menunjuk Penjabat (Pj) Gubernur untuk mengisi kekosongan posisi Gubernur DKI Jakarta sebelum Pilkada 2024. 

Jelang pensiun dari jabatannya, Anies berpesan kepada Pj Gubernur DKI Jakarta untuk memertanyakan hal terkecil pada masyarakat demi kemajuan Jakarta. 

Sebab, pemerintahan hadir untuk menyerap kebutuhan masyarakat, alih-alih instruksi indivdu. 

Baca juga: Jelang Lengser, Ini Pesan Anies Baswedan untuk Pj Gubernur DKI Jakarta

Baca juga: Anies Baswedan Ingin Adanya Kesetaraan Strata Sosial di Kawasan Kota Tua Jakarta

Baca juga: Resmikan Kampung Susun Kunir, Anies Baswedan Diserbu Ibu-ibu Selfie hingga Teriakan Presiden 2024

"Bagaimana membuat tempat ini membuat orang datang punya pengalaman. Bagaimana membuat kota ini mengesankan bagi orang yang pulang dari tempat ini," kata Anies di Plaza Beos, Kawasan Kota Tua Jakarta, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat pada Sabtu (10/9/2022) malam. 

Anies berharap, Pj Gubernur DKI Jakarta mampu mengimplementasikan pertanyaan dari masyarakat dalam sebuah tindakan. 

Beberapa caranya seperti memberikan pengalaman berkesan bagi pengunjung di Jakarta dan menghadirkan kebersamaan pada setiap warga.  

BERITA VIDEO: Rutin Angkat Beban hingga Badan Lebih Berotot, Andrea Dian: Olahraga Tetap Harus Ada Istirahatnya

"Bukan karena sekadar intruksi, tapi karena ada pertanyaan yang harus dijawab oleh seluruh jajaran. Ketika jawaban itu dieksekusi, maka jajaran pun merasa memiliki tanggung jawab," ujar Anies.

"Nah itulah yang terjadi di tempat ini. Jadi seperti yang tadi kawasan air yang mengelola adalah Dinas Sumber Daya Air. Yang kawasan pedestrian yang mengelola adalah Dinas Bina Marga. Kemudian mengelola lalu lintas adalah Dinas Perhubungan," tutur Anies.

Meski demikian, Anies mengakui bahwa solusi yang dihadirkan tidak hanya berasal dari jajaran Pemprov DKI Jakarta. 

Solusi hadir dari kolaborasi antara pihaknya dengan masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan Jakarta. 

"Saya memberikannya pertanyaan-pertanyaan, yang mana pertanyaan itu kemudian dijawab. Dijawab diterjemahkan dalam bentuk program. Dikerjakan sama-sama. Nah pendekatannya seperti itu. Dan rasa kepemilikan atas solusi itu menjadi milik semua," papar Anies.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved