Partai Politik

Mardiono Bakal Serahkan Surat Mundur Sebagai Wantimpres Setelah Kepengurusan Baru PPP Terbentuk

Presiden Jokowi sebelumnya mengatakan masalah pergantian ketua umum PPP, merupakan urusan internal partai berlambang Kakbah tersebut.

Editor: Yaspen Martinus
HO
Muhammad Mardiono belum menyerahkan surat pengunduran diri kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), sebagai anggota dewan pertimbangan presiden (Wantimpres). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Muhammad Mardiono belum menyerahkan surat pengunduran diri kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), sebagai anggota dewan pertimbangan presiden (Wantimpres).

Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly sebelumnya sudah mengesahkan Muhammad Mardiono sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), menggantikan Suharso Monoarfa.

"Belum memberikan surat pengunduran diri," kata Mardiono saat dikonfirmasi awak media, Jumat (9/9/2022).

Kata dia, surat pengunduran diri kepada Presiden Jokowi, akan diserahkan ketika PPP menyelesaikan struktur kepengurusan baru.

Presiden Jokowi sebelumnya mengatakan masalah pergantian ketua umum PPP, merupakan urusan internal partai berlambang Kakbah tersebut.

“Ya itu masalah internal di PPP,” ujar Jokowi usai melantik Menteri PANRB di Istana Negara, Jakarta Rabu, (7/9/2022).

Baca juga: Polri Diminta Jelaskan Dugaan Tiga Kapolda Terlibat di Kasus Ferdy Sambo Agar Tak Muncul Asumsi Liar

Terkait Mardiono yang kini menjabat Plt Ketum PPP, Jokowi mengatakan akan mengambil sikap setelah urusan selesai.

Pasal 12 UU 19/2006 tentang Wantimpres menyebutkan, anggota Wantimpres tidak boleh merangkap sebagai pimpinan partai politik, pejabat negara, struktur pada instansi pemerintah, pimpinan ormas, LSM, yayasan, BUMN atau BUMD, organisasi profesi, dan struktural di perguruan tinggi negeri.

Dalam aturan tersebut dituliskan, pemberhentian Wantimpres oleh Presiden bisa dilakukan melalui surat pengunduran diri.

Baca juga: Wakil Ketua Komisi I DPR: Masa Jabatan Panglima TNI Bisa Diperpanjang Asal Presiden Menghendaki

“Saya enggak tahu, itu selesai terlebih dahulu, baru kita bicara mengenai masalah Wantimpres."

"Kalau di situ belum selesai, dan itu wilayah internalnya PPP."

"Kalau di situ sudah, sudah ada kejelasan, baru berbicara mengenai masalah Wantimpres ya,” jelas Jokowi.

Baca juga: 23 Koruptor Bebas Bersyarat, Yasonna Laoly: Enggak Mungkin Kita Lawan Aturan

Sampai saat ini Jokowi mengaku belum berkomunikasi dengan pimpinan PPP terkait mundurnya Mardiono sebagai anggota Wantimpres.

Jangankan dengan dirinya, komunikasi juga belum dilakukan dengan Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved