Berita Karawang

Kronologi Penemuan Mayat Pria di TPU Kutagandok Karawang, Alami Luka Parah, Diduga Korban Pembunuhan

Kompol Suherman menjelaskan, korban pria usia 54 tahun berinisial U. Korban merupakan warga Dusun Blokkeraton, Desa Rengasdengklok Selatan.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Feryanto Hadi
Dokumentasi Polsek Rengasdengklok
Jasad pria paruh baya ditemukan dalam kondisi mengenaskan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Krajan, Desa Kutagandok, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang 

WARTAKOTALIVEI.COM, KARAWANG----- Warga Dusun Krajan, Desa Kutagandok, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria paruh baya di Tempat Pemakaman Umum (TPU) desa setempat.

Diduga merupakan korban pembunuhan, karena banyak ditemukan luka bacok dibagian kepala dan dahi.

Kapolsek Rengasdengklok, Kompol Suherman menjelaskan, korban pria usia 54 tahun berinisial U. Korban merupakan warga Dusun Blokkeraton, Desa Rengasdengklok Selatan.

Baca juga: Jasad Bayi Perempuan Terbungkus Plastik di Dekat Pintu Tol Kebon Jeruk Kagetkan Pedagang

Jasad korban pertamakali ditemukan oleh warga di TPU Kutagandok, pada Jumat (9/9/2022) sekira pukul 16.00 WIB.

"Kondisi awal di TKP dalam keadaan telentang ada luka dibagian kepala dan dahi atas sebelah kiri," kata Suherman, saat dikonfirmasi pada Sabtu (10/9/2022).

Dia menjelaskan, pihaknya bersama Tim Inafis Polres Karawang telah datang ke lokasi kejadian melakukan olah TKP.

Sejumlah saksi baik warga pertama kali menemukan, warga setempat hingva keluarga sudah dimintai keterangan.

Baca juga: Polda Metro Jaya Menyelidiki Penyebab Kematian Mayat Pria yang Ditemukan di Hotel Kawasan Kuningan

"Perkiraan saksi diperiksa 5-6 orang, saksi yang dikuburan 2, warga sekitar hingga keluarga korban istrinya," ucapnya.

Terkait penyebab korban meninggal dan dugaan pembunuhan, Suherman menyebut belum bisa memastikan. Pihaknya masih menunggu hasil autopsi jasad korban.

"Kalau dugaan korban pembunuhan kami masih belum bisa memastikan karena hasil autopsi belum ada kemarin sudah autopsi. Kemungkinan 2-3 hari. Jadi mohon waktu pembunuhan atau tidak," katanya. 

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved