Kasus HIV/AIDS Capai 2.052 Orang, Wabup Karawang Minta Dinkes dan DPPKB Turun Tangan

DPPKB dan Dinas Kesehatan Karawang diminta turun tangan dengan gencar sosialisasi terkait kasus HIV/AIDS di wilayah itu yang mencapai 2.052 orang.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Junianto Hamonangan
kalibatacity.com
DPPKB dan Dinas Kesehatan Karawang diminta turun tangan dengan gencar sosialisasi terkait kasus HIV/AIDS di wilayah itu yang mencapai 2.052 orang. (ilustrasi HIV/AIDS) 

TRIBUNBEKASI.COM, KARAWANG - Sebanyak 2.052 warga Karawang, Jawa Barat terinfeksi HIV/AIDS yang merupakan data kumulatif sejak tahun 1992 sampai Juni 2022. 

Data yang diperoleh dari Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Karawang, Jawa Barat itu diketahui puluhan di antaranya merupakan pelajar dan mahasiswa.

Atas kondisi itu, Wakil Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyebut sudah langsung berkoordinasi dengan DPPKB (Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Bencana) Karawang dan Dinas Kesehatan Karawang.

"Kami sudah menyampaikan kepada DPPKB dan juga Dinkes dalam upaya penekanan angka kasus HIV AIDS di Kabupaten Karawang untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang penyebaran HIV ADIS," katanya, Sabtu (10/9/2022).

Baca juga: Perempuan Jadi Alternatif Menarik Calon Pj Gubernur DKI Jakarta Pengganti Anies Baswedan

Syaepuloh mengungkapkan penyebaran HIV/AIDS tersebut disebabkan karena adanya perilaku gaya hidup bebas.

"Gaya hidup bebas di sini berarti, maaf, yang tidak terkontrol. Kemarin, kata kepala DPPKB bersama Dinkes juga akan melakukan sosialisasi terkait HIV ini," jelasnya.

Ia juga berpesan agar seluruh sektor pemerintah terkait segera menangani bila ditemukan kasus baru HIV AIDS.

Selain Dinkes dan DPPKB, juga Satpol PP harus melakukan upaya pencegahan dengan rutin melakukan patroli dan pengawasan tempat hotel, atau kosan.

Baca juga: Pj Gubernur DKI Jakarta Pengganti Anies Baswedan Harus Mampu Selesaikan Masalah Ibu Kota

"Jadi ini harus benar-benar diinformasikan, jangan sampai siapapun yang terpapar HIV AIDS dikucilkan dan dibiarkan begitu saja, harus ditangani dengan khusus, dikhawatirkannya kalau tidak ditangani dengan baik malah menularkan ke orang-orang di sekitarnya," katanya.

Ia juga berharap, ke depannya ada mapping dan sinkronisasi data paparan HIV AIDS di Kabupaten Karawang. 

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved