Warta Bola

Banyak Pelatih Klub Liga 1 Dipecat di Awal Musim, Begini Tanggapan Rahmad Darmawan

Pemecatan atau putus kontrak yang dilakukan itu tak lain adalah buntut dari hasil minor yang didapat oleh masing-masing klub.

ligaindonesiabaru.com
Pelatih RANS Nusantara FC, Rahmad Darmawan menanggapi banyaknya pelatih Liga 1 yang dipecat 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sampai pekan kesembilan gelaran Liga 1 2022/2023 telah banyak pelatih yang dipecat atau hengkang dari klubnya.

Setidaknya sudah ada enam pelatih yang cerai dengan klubnya, mereka adalah Robert Rene Albert (Persib), Eduardo Ameida (Arema FC), hingga Jacksen F Tiago (Persis Solo), Javier Roca (Persik), Sergio Alexander (PSIS Semarang), dan Dejan Antonic (Barito Putera).

Pemecatan atau putus kontrak yang dilakukan itu tak lain adalah buntut dari hasil minor yang didapat oleh masing-masing klub.

Menanggapi hal tersebut, Rahmad Darmawan mengatakan, ada dinamika tersendiri dalam dunia sepak bola saat ini.

Baca juga: Jadwal Liga 1 Sabtu 10/9/2022: Bali United, PSM Makassar, dan Persebaya Bertanding

Pelatih Rans Nusantara FC yang juga kini masuk dalam zona degradasi itu mengatakan, ada sebuah polemik dari sosial media yang juga memiliki peranan penting untuk gonjang-ganjing sebuah klub.

"Mengenai pelatih, saya rasa memang dinamika sekarang ini bebeda dengan beberapa tahun lalu. Karena sekarang ada media sosial sangat luar biasa bisa memengaruhi berbagai pihak yang terlibat dalam sebuah klub atau apapun itu bisa memengaruhi kebijakan," ungkap pelatih yang akrab disapa RD itu.

Kendati demikian, pelatih kelahiran Kota Metro itu mengaku siap untuk menghadapi kondisi apapun, dan ia menilai hal itu adalah sesuatu yang lumrah.

Baca juga: Hasil Liga 1 Borneo FC vs Persita Tangerang, Pesut Etam Tersandung

"Buat seorang pelatih, kita harus siap menghadapi kondisi apapun, termasuk tadi itu, ada yang bilang terlalu cepat, ada yang bilang terlalu lama engga dikeluarin. Itu hal yang wajar," kata Rahmad Darmawan.

Rahmad Darmawan pun siap dievaluasi yang akan dilakukan oleh manajemen Rans, menurutnya, itu adalah resikonya sebagai seorang pelatih.

"Buat saya sebagai pelatih, ini resiko profesi. Jadi kapanpun saya juga siap untuk dievaluasi tapi saya juga punya semangat untuk bisa membalikkan kondisi atau situasi," ucap RD.

"Kadang saya menemukan satu grip yang bisa cepat kita mainkan, kadang-kadang bisa lambat. Cepatnya bagimana dan lambatnya gimana tentu ada sebuah alasan. Saya rasa tiap klub punya permasalahan yang berbeda. Semua tergantung kebijakan manajemen," lanjutnya.

Terbaru, Rans Nusantara FC akan menjamu Persik Kediri di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (10/9/2022).

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved