Virus Corona

Pasien Covid-19 Wafat di Atas 10 Orang Tiap Hari, Lansia dan Punya Komorbid Diminta Segera Vaksin

Menurut Alexander, penyebab terjadinya kematian dikarenakan komorbid yang tidak terkontrol.

Editor: Yaspen Martinus
AFP PHOTO/CENTERS FOR DISEASE CONTROL AND PREVENTION/ALISSA ECKERT/HANDOUT
Alexander K Ginting, Kepala Sub Bidang Dukungan Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 mengingatkan, masih ada pasien meninggal karena Covid-19, meski gejala dianggap makin ringan. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Alexander K Ginting, Kepala Sub Bidang Dukungan Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 mengingatkan, masih ada pasien meninggal karena Covid-19, meski gejala dianggap makin ringan.

"Yang jadi catatan adalah kasus meninggal kita setiap harinya itu ada."

"Bahkan kemarin dilaporkan ada 21 orang, sebelumnya 28 orang."

Baca juga: Sambil Menangis karena Emosi, Ferdy Sambo Sempat Tanya Bripka Ricky Rizal Soal Kejadian di Magelang

"Padahal virus semakin ringan, kenapa? Karena itu menyangkut fase komorbid," ungkapnya pada webinar virtual, Jumat (9/9/2022).

Menurut Alexander, penyebab terjadinya kematian dikarenakan komorbid yang tidak terkontrol. Situasi ini ditambah masih ada masyarakat yang belum divaksin Covid-19.

Oleh karena itu, menurut Alexander, bagi mereka yang lanjut usia dan komorbid, perlu melakukan vaksinasi Covid-19.

Juga, mereka yang mengalami komorbid, hendaknya melakukan pengobatan, sehingga penyakit komorbid yang dimiliki dapat terkendali.

Beberapa upaya di atas diharapkan dapat menekan angka mortalitas. Di sisi lain, Alexander menyebutkan protokol kesehatan masih relevan dilakukan.

"Khususnya di tengah masyarakat masih ada data harian positivity rate di tengah kita."

Baca juga: KRONOLOGI Insiden di Magelang Versi Bripka Ricky Rizal, Kuwat Maruf Bertengkar dengan Brigadir Yosua

"Harus waspada, dan yang punya gejala terkait Covid bisa langsung periksakan."

"Prokes harus tetap diterapkan, saat keluar rumah. Misalnya di ruang publik, pusat perbelanjaan, dan kantor."

"Lalu bagi yang bergejala, diharapkan supaya tidak keluar rumah dan memeriksakan diri," imbaunya.

Baca juga: Eksekusi Brigadir Yosua Berlangsung Cepat, Penembakan Sudah Terjadi Saat Ricky Rizal Buka Sepatu

Selain itu, perlu juga untuk selalu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Lebih lanjut, Alexander mengingatkan setiap masyarakat dan instansi untuk tetap menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

"Tapi petugas yang ada di sektor publik juga tetap harus mengencangkan pemeriksaan ini terus berjalan. Jangan hanya simbol saja. Harus dilakukan check ini dan check out," tegasnya. (Aisyah Nursyamsi)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved