Polisi Tembak Polisi

KRONOLOGI Insiden di Magelang Versi Bripka Ricky Rizal, Kuwat Maruf Bertengkar dengan Brigadir Yosua

Erman menuturkan, pertengkaran tersebut lantaran Kuwat Maruf pernah memergoki Brigadir Yosua mengendap naik turun tangga di Magelang.

Editor: Yaspen Martinus
Istimewa
Bripka Ricky Rizal mengaku pernah melihat Kuwat Maruf, sopir pribadi Irjen Ferdy Sambo, bertengkar dengan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, di Magelang, Jawa Tengah. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Bripka Ricky Rizal mengaku pernah melihat Kuwat Maruf, sopir pribadi Irjen Ferdy Sambo, bertengkar dengan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, di Magelang, Jawa Tengah.

"Yang saya (Bripka Ricky Rizal) tahu hanya kayak pertengkaran Kuwat sama Yosua."

"Dan apakah ada di balik itu saya enggak tahu," kata Erman Umar, kuasa hukum Bripka Ricky, mengulang ucapan kliennya kepada wartawan, Kamis (8/9/2022).

Baca juga: Pastikan Pemecatan Suharso Monoarfa Tak Pengaruhi KIB, Mardiono: Kan Saya Koordinatornya

Erman menuturkan, pertengkaran tersebut lantaran Kuwat Maruf pernah memergoki Brigadir Yosua mengendap naik turun tangga di Magelang. Namun, dia tidak mengetahui apakah hal itu terkait pelecehan seksual atau tidak.

"Karena kesannya Kuwat, Si Yosua pernah dia lihat kayak ngendap naik turun tangga, ditanya ada apa?"

"Dia lari, jadi menimbulkan pemikiran yang negatif tapi tidak tahu, apakah ada pelecehan, kita tidak tahu, si anu tidak tahu," jelasnya.

Baca juga: 23 Koruptor Bebas Bersyarat, Wamenkumham: Standar Kami Aturan Hukum

Saat insiden itu, Bripka Ricky Rizal dan Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu sedang mengantar anak Ferdy Sambo ke Sekolah Taruna Nusantara. Di tengah jalan, Bharada Eliezer mendapatkan telepon dari istri Sambo, dan diminta pulang.

"Si Richard yang ditelepon. Balik mereka, pas balik dilihat di lantai satu, enggak ada orang."

"Naik ke atas itu lah ketemu Kuwat dalam keadaan tegang, kayak ngamuk ditanya ada apa? dibilang "Itu enggak tahu Si Yosua," bebernya.

Baca juga: Menteri PANRB: Ada Sebagian ASN ke Kantor Enggak Ngerti Apa yang Mau Dikerjain

Saat itu, kata Erman, asisten Putri Chandrawati yang bernama Susi juga ada di lokasi. Dia melihat atasannya itu menangis di dalam kamarnya.

Di saat yang bersamaan, Brigadir Yosua pun berupaya menemui Putri di dalam kamar. Namun, upaya itu ditahan oleh Kuwat Maruf memakai pisau.

"Terus Si Yosua masih berupaya lagi mau ketemu sama ibu. Ditahan pakai pisau oleh Si Pak Kuwat. Itu diceritain, akhirnya kan Si RR ini jadi bingung."

Baca juga: 23 Koruptor Bebas Bersyarat: Ketua Komisi III DPR: Semua Diatur Perundangan, Mau Ubah UU Boleh

"Jadi enggak tahu lah. Makanya dia enggak bisa bicara sama Pak Sambo," papar Erman.

Tak lama setelah itu, Bripka Ricky menemui Putri Chandrawati di dalam kamar yang ternyata sedang berbaring. Putri pun meminta agar Bripka Ricky memanggil Brigadir Yosua.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved