Bekas Menteri ESDM Jero Wacik Keluar dari Lapas Sukamiskin, Bebas Murni pada 21 November 2022

Mantan pembantu Presiden keenam RI Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu menjalani program cuti menjelang bebas (CMB).

Editor: Yaspen Martinus
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Bekas Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik keluar dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IA Sukamiskin, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (8/9/2022) sore. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Bekas Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik keluar dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IA Sukamiskin, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (8/9/2022) sore.

Mantan pembantu Presiden keenam RI Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu menjalani program cuti menjelang bebas (CMB).

"Hari ini sudah dikeluarkan narapidana atas nama Jero Wacik Bin Guru Nyoman Santi, dengan program Cuti Menjelang Bebas," kata Koordinator Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Rika Aprianti, kepada Tribunnews, Kamis.

Rika mengatakan, Jero Wacik akan bebas murni pada 21 November 2022.

Saat ini, status Jero Wacik berubah dari yang sebelumnya narapidana, menjadi klien Pemasyarakatan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Bandung.

"Sampai tanggal 22 November 2022 wajib mengikuti bimbingan yang diberikan oleh Bapas Bandung melalui Pembimbing Kemasyarakatan (PK)," ujar Rika.

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Siapkan Data Penerima BSU 2022 Tahap Kedua

Sebelumnya, Kepala Bapas Bandung Bambang L mengatakan, Jero Wacik datang ke Bapas sekitar pukul 15.30 WIB ditemani anaknya.

"Ya, Pak Jero Wacik sudah mendapat Cuti Menjelang Bebas, hari ini," ujar Bambang, saat ditemui di Bapas Bandung, Jalan Ibrahim Adji, Kota Bandung, Kamis (8/9/2022), dikutip dari Tribunjabar.id.

Menurutnya, Jero Wacik tinggal menjalani masa wajib lapor ke Bapas hingga masa tahanannya habis.

Baca juga: Gelar Rapat Maraton, Kubu Suharso Monoarfa Ingin Batalkan Mardiono Jadi Plt Ketum PPP

"Ya, prinsipnya tinggal menyelesaikan masa pembimbingan sampai 24 November 2022," jelasnya.

Selama masa bimbingan, Jero Wacik harus menjalani wajib lapor minimal satu kali tiap bulan dan diawasi PK hingga tanggal 21 November 2022.

Selama menjalani CMB, Jero Wacik harus mematuhi sejumlah aturan, di antaranya tidak diperkenankan ke luar negeri, kecuali dengan alasan sakit atau ibadah.

Baca juga: Pastikan Pemecatan Suharso Monoarfa Tak Pengaruhi KIB, Mardiono: Kan Saya Koordinatornya

Kalaupun akan ke luar negeri, kata dia, Jero Wacik harus mendapatkan izin dari Menkumham.

"Tidak diperkenankan ke luar negeri kecuali ibadah atau sakit. Kalaupun boleh, itu harus ada izin dari Pak Menteri. Tapi beliau bilang tidak ada rencana ke luar negeri," beber Bambang.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved