Pemilu 2024

Ketua DKPP: Kalau Masih Ada Pelanggaran Etik Penyelenggara Pemilu, Berarti Kami Belum Berhasil

Sebab menurutnya, ukuran keberhasilan DKPP selaku lembaga etik bukan pada seberapa banyak menangani pelanggaran.

Editor: Yaspen Martinus
istimewa
Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Heddy Lugito berharap, pelanggaran etik penyelenggara pemilu bisa hilang pada pesta demokrasi mendatang. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Heddy Lugito berharap, pelanggaran etik penyelenggara pemilu bisa hilang pada pesta demokrasi mendatang.

Sebab menurutnya, ukuran keberhasilan DKPP selaku lembaga etik bukan pada seberapa banyak menangani pelanggaran.

"Keberhasilan DKPP bukannya menangani banyaknya pelanggaran."

Baca juga: Hari Ini Ferdy Sambo Dites Kebohongan, Polri Bilang Akurasi Alat Lie Detector 93 Persen

"Kita yakinkan dari awal, kita concern dari awal agar penyelenggaraan pemilu tidak ada pelanggaran etik."

"Kalau masih ada pelanggaran etik, berarti kita belum berhasil," kata Heddy dalam konferensi pers di Kantor DKPP, Jakarta Pusat, Kamis (8/9/2022).

Ia berharap pelaksanaan pemilu yang sudah berlangsung beberapa kali, bisa kian menyadarkan penyelenggara untuk tidak melanggar ketentuan etika dan norma.

Baca juga: Jadi Plt Ketum PPP, Mardiono: Saya Tak Pernah Punya Niat dan Ambisi Pribadi untuk Semua Jabatan Itu

Sehingga diharapkan pelanggaran etik di pemilu mendatang, tepatnya Pemilu Serentak 2024, nihil atau paling tidak punya angka pelanggaran yang rendah.

"Jadi itu harapan kita ke depan, sehingga kualitas pemilu kita, penyelenggara pemilu kita menjadi pemilu berkualitas, demokrasi berkualitas, dan hasil pemilu kita juga baik," paparnya. (*)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved