Jumat, 10 April 2026

Polisi Tembak Polisi

Curhat Kapolri: Capek-capek Naikin Citra Polisi Terjun Bebas Karena Ferdy Sambo

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo curhat sulitnya menaikan citra Polisi dan tiba-tiba harus terjun bebas karena kasus Ferdy Sambo.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Desy Selviany
Kompas Tv
Kapolri Listyo Sigit Prabowo curhat citra Polisi yang anjlok karena Ferdy Sambo 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo curhat sulitnya menaikan citra Polisi dan tiba-tiba harus terjun bebas karena kasus Ferdy Sambo.

Curhat Kapolri terkait citra kepolisian itu disampaikan kepada jurnalis senior Harian Kompas Budiman Tanuredjo yang tayang di Kompas Tv Kamis (8/9/2022).

Kapolri mengatakan bahwa peristiwa penembakan yang melibatkan mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo itu menjadi pukulan berat untuk institusi Polri.

Apalagi, kasus tersebut terjadi saat Polri tengah memperbaiki citra di tengah masyarakat.

Listyo pun curhat tentang prosesnya yang menjadi Kapolri dan menjabat selama beberapa tahun di institusi tersebut.

Kata Listyo, saat ia masih menjalani fit and proper test di DPR RI, citra Kepolisian ada di angka 74 persen.

Kemudian, ia melaksanakan berbagai program transformasi Polri usai dilantik menjadi Kapolri.

Program tersebut kata Listyo diawali dari mendengar aspirasi masyarakat. Citra kepolisian pun kata Listyo akhirnya naik menjadi 76 persen.

Kata Listyo, kenaikan 2 persen itu bukannya mudah. Dibutuhkan kerjasama semua pihak di institusi Polri mulai dari bawah hingga atas.

“Angka naik ke 76 persen itu pekerjaan berat, dan ini dilakukan oleh kita semua dari atas sampai bawah bareng-bareng,” curhat Listyo.

Baca juga: Skenario Terbongkar Setelah Berkali-kali Bohongi Kapolri, Ferdy Sambo: Namanya Juga Coba Bertahan

Namun kata Listyo, saat kasus Ferdy Sambo terjadi, citra kepolisian merosot tajam menjadi 54 persen.

Maka dari itu kata Listyo, peristiwa Ferdy Sambo merupakan pukulan berat bagi institusi kepolisian.

“Begitu ada peristiwa sambo turunnya luar biasa jadi 54 persen dan ini pukulan buat kita,” ucapnya.

Listyo juga mengungkapkan bahwa tidak mudah mengungkap kasus yang melibatkan jenderal bintang dua kepolisian itu.

Selain memiliki pengaruh besar, di awal Ferdy Sambo juga menyusun sejumlah skenario terkait keterlibatannya dalam pembunuhan terhadap Brigadir J.

 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved