Rawannya Jalan Sasak Tiga Kabupaten Bekasi, Bocah Sekolah Sering Melintas Bawa Senjata Tajam

Jalan Sasak Tiga, Desa Tridaya Sakti, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi disebut rawan karena sering terlihat bocah sekolah melintas bawa senjata tajam.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Junianto Hamonangan
Warta Kota/Rangga Baskoro
Jalan Sasak Tiga, Desa Tridaya Sakti, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi disebut rawan karena sering terlihat bocah sekolah melintas bawa senjata tajam. 

WARTAKOTALIVE.COM, TAMBUN SELATAN - Seorang warga bernama Raihan (19) mengatakan dirinya sering melihat rombongan anak-anak sekolah menentang sajam sambil mengendarai sepeda motornya saat melintas di Jalan Sasak Tiga, Desa Tridaya Sakti, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Ia melihat rombongan tersebut saat nongkrong di sebuah warung kopi yang dirampok oleh seorang pria pada Rabu (7/9/2022) dini hari tadi. Aksi pelaku tersebut bahkan viral di media sosial.

"Saya kan memang sering nongkrong sini sama anak-anak komplek. Bisa tiga sampai empat kali nongkrong di sini dalam seminggu. Lumayan rawan lah di sini. Saya lernah ngeliat bocah-bocah motoran sambil bawa celurit lewat sini," ucap Raihan di lokasi.

Baca juga: Pemkot Bekasi Bakal Gelar Operasi Pasar Murah Dampak Adanya Kenaikan Harga BBM

Anak-anak tersebut biasa melintas pada malam hari setelah pukul 22.00 WIB, saat kondisi jalanan di lokasi tersebut telah sepi pengendara.

"Di sini kalau jam 10 malam sudah sepi jalanan. Biasanya mereka lewat-lewat doang, enggak ngapa-ngapain. Lewat bonceng tiga. Sebulan bisa dua kali saya lihat mereka," tuturnya.

Ia berharap agar kepolisian bisa melakukan patroli untuk mengantisipasi kejadian serupa terulang kembali.

Baca juga: Mahasiswa Demo Kenaikan Harga BBM di Depan DPRD Kota Bekasi, Singgung Zaman SBY

"Ya walaupun mereka enggak ngapai-ngapain, tetap saja saya sebagai warga khawatir. Semoga Bapak Polisi bisa sering patroli dan lewat jalan ini," kata Raihan.

Lebih jauh lagi, Raihan yang tak mengetahui terjadi kasus pembegalan di lokasi pada dini hari tadi, merasa sangat beruntung lantaran tak keluar rumah saat peristiwa terjadi.

"Padahal saya biasanya nongkrong di sini sampai jam tiga pagi, karena memang kan  rumah di dekat sini. Untung enggak kemarin pas kejadian saya lagi Depok," tuturnya. (abs)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved