Karate

PB Shokaido Jaring Karateka untuk Kejuaraan Dunia via Kejurnas 2022

Perguruan Karate Shokaido menjaring karateka untuk dikirim ke Kejuaraan Dunia 2023 mendatang.

Editor: Rendy Renuki
Istimewa
Kejurnas Karate Shokaido 2022 menjadi ajang menjaring karateka Indonesia untuk Kejuaraan Dunia 2023 di Jepang. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Perguruan Karate Shokaido (Shotokan Kandaga Indonesia) ingin menjaring karateka untuk dikirim ke Kejuaraan Dunia 2023 mendatang.

Proses penjaringan atlet tersebut dilakukan dengan menggelar Kejurnas di Makostrad Cilodong, Depok, Jawa Barat, 23-25 September 2022.

Sebanyak 700-800 karateka dari 27 provinsi di Indonesia diperkirakan akan mengikuti Kejurnas Shokaido 2022.

Seluruh kategori bakal dipertandingkan pada Kejurnas ini, sesuai dengan regulasi dari Pengurus Besar Federasi Karate-Do Indonesia (PB Forki).

"Untuk kategori kami berpatokan pada kategori yang biasa diadakan oleh Forki," kata Sekjen PB Shokaido Asril Azhari saat jumpa pers di Jakarta, Rabu (7/9/2022).

"Jadi ada pra usia dini, usia dini, pra pemula, pemula. junior, U-20, dan senior. Selain itu juga ada kata perorangan dan kata beregu," sambungnya.

Sementara itu, Ketua Organizing Committee, atau panitia pelaksana, Sensei Rocky, mengatakan para juara Kejurnas 2022 akan mewakili mewakili Shokaido Indonesia di Kejuraan Dunia Karate SKIF (Shotokan Karate-do International Federation) di Jepang pada 2023 mendatang.

"Sebagai perguruan karate, kami memiliki afiliasi teknis ke Jepang denan Sotokan Karatedo. Setiap empat tahun sekali, Skif menggelar kejuaraan dunia, dan rencananya tahun depan di Jepang," ujar Rocky.

"Kami berencana akan mengirimkan beberapa atlet kami yang juara ke ajang tersebut untuk mewakili Skif Indonesia," tambahnya.

Baca juga: Sukses Besar, Cabor Karate Berhasil Melampaui Target Emas pada Pelaksanaan SEA Games 2022 Vietnam

Prestasi karateka Indonesia di Kejuaraan Dunia sebelumnya pada 2019 pun cukup membanggakan. Indonesia berhasil membawa pulang dua medali emas dan dua perunggu.

"Kejuaraan dunia terakhir di Ceko. Kala itu, kami mendapatkan dua medali emas dan dua medali perunggu. Jadi kami memiliki target menyamai atau melebihi capaian kejuraan dunia Skif 2019," tutup Rocky.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved