Imunisasi Balita

Pemkot Bekasi Perpanjang Program Imunisasi Balita, Pencapaian Rendah Akibat Kurang Sosialisasi

Pemkot Bekasi berusaha keras memberikan imunisasi balita, tapi yang minat ikut BIAN ternyata rendah.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Valentino Verry
warta kota/nur ichsan
Ilustrasi - Pemkot Bekasi memperpanjang program BIAN 2022 karena pencapaian yang rendah. Hal ini disebabkan sosialisasi yang kurang dan minat untuk ikut imunisasi yang rendah. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) di Kota Bekasi Tahun 2022 kembali diperpanjang lantaran masih rendahnya cakupan imunisasi terhadap anak-anak.

Perpanjangan ini pun juga sesuai dengan keluarnya surat edaran nomor 440.7/5772/DINKES.P2P tentang Perpanjangan Percepatan Pelaksanaan Kegiatan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) Di Kota Bekasi Tahun 2022.

Kabid pengendali dan pemberantasan penyakit (P2P), Vevi Herwati mengatakan, pelaksanaan BIAN yang telah berlangsung dari tanggal 1 Agustus 2022 lalu di Kota Bekasi, cakupan yang didapat masih rendah dan belum memenuhi target cakupan imunisasi.

"Sehingga dibutuhkan suatu upaya kolaboratif terintegrasi yang dapat mengharmoniskan kegiatan imunisasi tambahan Campak/Rubella dan imunisasi kejar guna menutup kesenjangan imunitas di masyarakat," kata Vevi, Selasa (5/9/2022).

Berdasarkan data yang ada, sasaran imunisasi Campak Rubella sebanyak 200.706 anak, OPV 19.896 anak, IPV 30.168 anak, dan DPT-HB-Hib 37.963 anak.

Namun, dari jumlah sasaran itu masih dianggap kurang sehingga pelaksanaan BIAN di Kota Bekasi diperpanjang hingga 13 September 2022 mendatang.

Baca juga: Al Muktabar Ingin Kasus Pemberian Obat Kedaluwarsa pada Balita saat Acara BIAN Cepat Diusut

"Untuk capaian pertanggal 1 September kemarin, vaksin Campak Rubella baru mencapai 44,20 persen dari target sasaran, OPV 68,5 persen, IPV 58,67 persen dan DPT-HB-Hib baru mencapai 57,50 persen," katanya.

Dengan perpanjangan pelaksanaan BIAN ini, masyarakat Kota Bekasi bisa langsung mendatangi Posyandu, Puskesmas setempat.

Jika nantinya dalam pelaksanaan itu belum memenuhi target, maka Dinas Kesehatan Kota Bekasi akan melakukan kegiatan imunisasi secara door to door.

Baca juga: Anies Baswedan Ajak Orangtua Lindungi Anak-anak Dengan Imunisasi Lengkap

"Saya berharap masyarakat dapat membawa balitanya ke puskesmas, posyandu, pos vaksin di PAUD, RS dan klinik untuk mendapatkan imunisasi tambahan campak rubella untuk usia 9-59 bulan tanpa memandang status imunisasi,” ucapnya.

“Serta imunisasi kejar (OPV, IPV, DPT HB Hib) untuk anak usia 12-59 bulan untuk yang belum lengkap status imunisasinya," tandasnya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved