Kenaikan Harga BBM

Gedung DPR Dikepung Buruh, Serukan Tolak Kenaikan Harga BBM Bersubsidi

Elemen-elemen buruh akan berunjuk rasa terkait kenaikan harga BBM di depan Gedung MPR/DPR, Jakarta Pusat, Selasa (6/9/2022).

Editor: Panji Baskhara
Warta Kota/Alfian Firmansyah
Foto: Massa penolak kenaikan harga BBM terlibat baku hantam dengan polisi di Depan Gedung DPR/RI, Senin (29/8/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM - Sejumlah elemen buruh akan berunjuk rasa terkait kenaikan harga BBM di depan Gedung MPR/DPR, Jakarta Pusat, Selasa (6/9/2022).

Aksi unjuk rasa itu, kepolisian siapkan skema pengamanan dengan menurunkan ribuan personel gabungan untuk pengamanan.

"Untuk yang di DPR RI ini sekitar 3.000 personel," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Komarudin saat dihubungi, pada Selasa (6/9/2022).

Komarudin menerangkan selain elemen buruh, ada sejumlah elemen lain yang juga melakukan aksi unjuk rasa pada hari ini di kawasan Jakarta Pusat.

Baca juga: Politisi PKS Depok Farida Rachmayanti Bilang Harga BBM Naik Guncang Ketahanan Keluarga

Baca juga: Politisi PKS Bereaksi Keras Soal Kenaikan Harga BBM: Presiden Jokowi Menjilat Ludahnya Sendiri!

Baca juga: Kenaikan BBM Berdampak Terhadap Sektor UMKM, Ini Saran dari Pengamat Ekonomi UI

"Yang paling banyak hari ini sepertinya hanya di DPR, di Patung Kuda bukan soal BBM kalo nggak salah, tapi soal perumahan," jelasnya.

Di sisi lain, Komarudin menerangkan pihaknya belum menyiapkan rekayasa lalu lintas buntut adanya demo tersebut.

"Rekayasa lalin kita tentatif kita liat situasional sekira tidak dibutuhkan ya tidak akan kita tutup. Tapi sekira nanti memang jumlah massanya diperkirakan bisa menutup Jalan Gatot Subroto ya akan kita tutup khususnya yang dari Semanggi menuju Slipi," ucapnya.

Lebih lanjut, Komarudin mengimbau kepada massa aksi untuk tetap mengikuti peraturan yang ada dan tidak membuat gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

"Diharapkan dalam penyampaiannya tetap baik-baik saja kemudian tentunya agar tertib, saling menghormati aktivias masyarakat lainnya," ungkapnya.

Sebelumnya, Partai Buruh bersama serikat pekerja dan elemen buruh bakal menggelar aksi, di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Senayan, Jakarta, Selasa (6/9/2022).

Adapun agenda aksi ini kata Presiden Partai Buruh Said Iqbal, menyerukan penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang resmi diteken pada Sabtu (3/9/2022).

Iqbal mengatakan, aksi tersebut rencananya akan diikuti ribuan orang yang dipusatkan di DPR RI.

"Rencana akan diikuti 3.000-5.000 orang. Aksi ini untuk menuntut pembentukan panja atau Pansus BBM agar harga BBM diturunkan," kata Said Iqbal dalam keterangan tertulisnya kepada Tribunnews.com, Senin (5/9/2022).

Berdasarkan rencana, aksi yang akan diikuti oleh dominan para buruh di Jabotabek ini akan berlangsung sejak pukul 10.00 WIB.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved