Kenaikan Harga BBM

Didesak Tanda Tangani Pakta Integritas Penolakan Kenaikan Harga BBM, Ini Kata Plt Wali Kota Bekasi

Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto didesak menandatangani pakta integritas penolakan kenaikan harga BBM saat aksi unjuk rasa oleh elemen mahasiswa.

Warta Kota/Joko Supriyanto
Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto didesak menandatangani pakta integritas penolakan kenaikan harga BBM saat aksi unjuk rasa oleh elemen mahasiswa. 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI SELATAN - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi cipayung plus melakukan aksi unjuk rasa di Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi, Selasa (6/9) sore. Massa aksi juga sempat memblokade jalan hingga membuat arus lalu lintas macet.

Aksi demo mahasiswa ini merupakan buntut dari kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), massa aksi pun sempat melakukan orasi dua lokasi berbeda yaitu di depan DPRD Kota Bekasi, dan Pemkot Bekasi, sebelum akhirnya beroperasi di depan Mal Mega Bekasi.

Pada lokasi pertama massa aksi sempat ingin bertemu dengan Ketua DPRD Kota Bekasi namun hal ini tidak terealisasi.

Hingga akhirnya menuju Kantor Pemerintah Kota Bekasi, untuk bertemu dengan Plt Wali Kota Bekasi. Hanya saja ketika itu, Tri Adhianto tengah dalam agenda kegiatan.

Aksi mahasiswa pun berlanjut ke depan Mal Mega Bekasi. Massa aksi memblokade jalan hingga menyebabkan kemacetan. Namun, hal ini tak berlangsung lama setelah Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto tiba di lokasi.

Baca juga: Mahasiswa Demo Kenaikan Harga BBM di Depan DPRD Kota Bekasi, Singgung Zaman SBY

Para mahasiswa pun langsung mendesak kepada Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto untuk menandatangani pakta integritas yang berisikan mengenai penolakan kenaikan harga BBM yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat.

Namun, Tri Adhianto sempat mengurungkan niatnya, dan memilih apa yang menjadi keluhan yang disampaikan oleh para massa aksi untuk nantinya secara resmi dapat disampaikan melalui dirinya sebagai kepala daerah, untuk selanjutnya dikirimkan ke Pemerintah Pusat.

"Ini kan menjadi kebijakan pemerintah pusat apapun yang ada harus dibicarakan baik baik. Kita akan sampaikan apa yang diharapkan adik adik sekalian. Mahasiswa Kota Bekasi," kata Tri Adhianto, Selasa (6/9/2022).

Diungkapkan oleh Tri Adhianto, jika pakta integritas yang disampaikan oleh mahasiswa ini, nantinya secara resmi akan dikirimkan secara resmi melalui dari Pemerintah Kota Bekasi untuk nantinya dikirimkan kepada Pemerintah Pusat.

Baca juga: Tolak Kenaikan Harga BBM, Said Iqbal Bilang Buruh Bakal Terus Berunjuk Rasa Hingga Desember 2022

"Saya sampaikan nanti yang jadi harapan ini. Saya kira jelas. Saya akan menyampaikan surat pengantar dari pakta integritas yang di sampaikan oleh mahasiswa," katanya.

Karena desakan massa yang meminta untuk menandatangani pakta integritas yang berisikan terkait penolakan kenaikan harga BBM itu. Mas Tri pun akhirnya menyanggupi untuk melakukan tanda tangan pakta integritas itu.

Terkait tanda tangan pakta integritas terkait penolakan kenaikan harga BBM yang dilakukan olehnya itu.

Menurut dia, hal ini dilakukan sebagaimana maksud untuk dapat memikirkan secara bersama-sama terkait dampak yang ditimbulkan, sehingga pertumbuhan ekonomi tetap terbuka.

"Intinya saya besok akan memberikan surat pengantar ya apa yang menjadi harapan dan keinginan para mahasiswa ini itu nantinya akan disampaikan ke pemerintah pusat untuk melakukan kajian dan evaluasi," ucapnya. (JOS).

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved