Kenaikan Harga BBM

Budi Karya Sumadi Minta Pengusaha Transportasi Sabar, Kemenhub Sedang Kaji Besaran Kenaikan Tarif

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi minta pengusaha transportasi tak buru-buru menaikkan tarif, meski harga BBM naik. Sebab sedang dikaji.

Editor: Valentino Verry
Warta Kota/ Junianto Hamonangan
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengimbau pengusaha transportasi untuk tak buru-buru menaikkan tarif, sebab pihaknya sedang mengkaji besaran kenaikan tarif yang pas agar tak memberatkan masyarakat. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi minta pengusaha di sektor transportasi untuk bersabar, sebab pihaknya sedang mengkaji besaran kenaikan tarif angkutan yang pas.

Menurut Budi, pihaknya tak mau kenaikan besaran tarif itu justru membebani masyarakat.

Seperti diketahui, kenaikan harga BBM membuat sektor transportasi menjerit.

Mereka tak kuat jika tarif tak segera dinaikkan, sebab kebutuhan membeli BBM terjadi setiap hari.

Namun, untuk sektor transportasi besaran tarif ditentukan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub), pengusaha tak bisa seenak jidat menaikkan tarif sendiri.

Budi mengaku telah berkoordinasi dengan kementerian maupun lembaga, termasuk dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan, serta mendengarkan saran dan masukan dari berbagai pihak.

“Komponen bahan bakar menjadi komponen yang cukup besar pada operasional layanan transportasi, yaitu berkisar antara 11 hingga 40 persen, sehingga berbagai penyesuaian pun harus kami lakukan,” ucap  Budi Karya, Selasa (6/9/2022).

“Di sisi lain, kami juga sangat menyadari dampak penyesuaian harga BBM terhadap angka inflasi,” imbuhnya.

Adapun beberapa langkah yang dilakukan Kemenhub yaitu, melakukan penyesuaian tarif angkutan umum kelas ekonomi, khususnya pada moda transportasi darat.

Baca juga: Melanie Subono Sindir Keras Artis yang Masih Ngantri di Tempat BBM Subsidi

Kajian yang akan dilakukan yaitu terkait tarif penumpang ekonomi angkutan antar kota antar provinsi (AKAP).

“Besaran tarif akan ditentukan oleh kajian yang tengah kami lakukan, dan hasilnya akan kami sampaikan dalam waktu dekat,” ujarnya.

Kemudian, langkah selanjutnya yaitu akan segera menetapkan penyesuaian tarif ojek online.

“Untuk penyesuaian tarif ojek online (ojol) akan kami umumkan dalam dua hari ke depan, dengan besaran yang telah disesuaikan dengan kondisi terakhir penyesuaian harga BBM,” tutur Budi.

Baca juga: Fahri Hamzah Tidak Setuju BBM Naik Gara-gara Dikonsumsi Mobil Mewah

Agar penerapannya dapat berjalan dengan baik, Menhub telah meminta Dirjen Perhubungan Darat untuk mengintensifkan komunikasi dengan dengan mitra pengemudi ojol dan pihak aplikator.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved