Kenaikan Harga BBM

Bakal Ada Tarif Ojek Online Terbaru Dampak Kenaikan Harga BBM Bersubsidi? Berikut Penjelasan Gojek

Muncul adanya kabar terkait tarif ojek online terbaru setelah pemerintah umumkan kenaikan harga BBM bersubsidi.

Editor: Panji Baskhara
Warta Kota/Henry Lopulalan
Dampak kenaikan harga BBM bersubsidi, dikabarkan ada tarif ojek online terbaru. Ilustrasi: Ojek Online 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Dalam waktu dekat ini, dikabarkan akan ada tarif ojek online terbaru.

Adanya tarif ojek online terbaru ini dampak adanya kenaikan harga BBM bersubsidi oleh pemerintah.

Terkait kabar adanya tarif ojek online terbaru tersebut ditanggapi pihak perusahaan penyedia layanan ojek online, Gojek.

"Dalam menjalankan usaha, Gojek senantiasa patuh pada peraturan dan perundangan yang berlaku, termasuk peraturan terkait tarif layanan transportasi online,” ucap Senior Vice President Corporate Affairs Gojek, Rubi W Purnomo dalam keterangan yang diperoleh Tribunnews, Selasa (6/9/2022).

Baca juga: Protes Kenaikan Harga BBM, Ribuan Buruh Melakukan Long March dari Gedung TVRI Menuju DPR RI

Baca juga: Presiden Jokowi Minta Mahasiswa dan Buruh Demo dengan Cara Damai saat Menolak Kenaikan Harga BBM

Baca juga: Harga BBM Naik, Pemkot Bogor Siapkan Dana Rp 4,6 M untuk Bansos Bidang Transportasi dan Pekerja UMKM

"Saat ini kami juga tengah mempelajari adanya kenaikan harga BBM dan kaitannya dengan operasional layanan Gojek serta para mitra kami,” sambungnya.

Rubi kembali melanjutkan, pada dasarnya manajemen akan melakukan kajian yang detail, agar nantinya tarif baru tersebut tidak terlalu memberatkan pelanggan.

Dan tentunya tarif baru layanan ojol Gojek dapat kompetitif.

“Kami terus berupaya memastikan layanan terbaik bagi pengguna layanan Gojek dengan harga yang wajar dan kompetitif,” pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan bakal segera menyesuaikan tarif ojek online (ojol), setelah pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi.

Penyesuaian tarif ojol dinilai Budi Karya sebagai langkah Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menangani dampak kenaikan harga BBM bagi sektor transportasi.

"Untuk penyesuaian tarif ojek online akan kami umumkan dalam dua hari ke depan, dengan besaran yang telah disesuaikan dengan kondisi terakhir penyesuaian harga BBM,” tutur Budi Karya dalam keterangannya, Senin (5/9/2022).

Agar penerapannya dapat berjalan dengan baik, Budi Karya pun mengaku telah meminta Dirjen Perhubungan Darat untuk mengintensifkan komunikasi dengan dengan mitra pengemudi ojol dan pihak aplikator.

"Komponen bahan bakar menjadi komponen yang cukup besar pada operasional layanan transportasi, yaitu berkisar antara 11 hingga 40 persen, sehingga berbagai penyesuaian pun harus kami lakukan," papar Budi Karya.

Dalam menaikkan atau penyesuaian tarif ojol, Kemenhub sebelumnya telah menunda sebanyak dua kali.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved