Anies Baswedan Lengser

Terkait Pj Gubernur DKI Jakarta, Wagub DKI Ariza Yakin Presiden Memutuskan yang Terbaik

Kementerian Dalam Negeri (Kemendag) akan menunjuk Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta untuk mengisi kekosongan tersebut hingga Pilkada 2024. 

Penulis: Indri Fahra Febrina | Editor: Sigit Nugroho
Wartakotalive/Leonardus Wical Zelena Arga
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Masa jabatan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria bakal selesai pada 16 Oktober 2022.

Terkait hal itu, Kementerian Dalam Negeri (Kemendag) RI akan menunjuk Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta untuk mengisi kekosongan tersebut hingga Pilkada 2024

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, mengatakan bahwa percaya sepenuhnya pada Presiden Joko Widodo ihwal putusan penunjukan Pj Gubernur. 

Baca juga: Pencairan Bansos Molor, Anies Baswedan Dinilai Gagal Perjuangkan Nasib Warga DKI Jakarta

Baca juga: Benni Irwan: Pelantikan Lima Penjabat Gubernur Merupakan Representasi dari Masyarakat

Baca juga: Jelang Pensiun, Anies Baswedan Malah Digoyang Isu Anggaran, Banggar DPRD DKI Nilai Berkualitas Buruk

"Sepenuhnya menjadi kewenangan dari bapak presiden, kita tunggu saja. Siapapun nanti yang ditunjuk bapak presiden, pasti itu lah yang terbaik," kata Ariza di Balaikota DKI Jakarta, Jakarta Pusat pada Senin (5/9/2022).

Dalam kesempatan yang sama, Politikus Partai Gerindra itu turut menanggapi nama-nama yang mulai mencuat sebagai kandidat Pj Gubernur. 

BERITA VIDEO: Warga Marunda Kembali Keluhkan Pencemaran Debu Batu Bara di Lingkungannya

Menurut Ariza, kandidat Pj Gubernur menjadi kewenangan pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri. 

"Nama-nama itu diusulkan oleh kemendagri dan teman-teman dari DPRD. Tiga dari Kemendagri, tiga dari DPRD," tutur Ariza.

Meski demikian, Ariza tidak mau berkomentar lebih dalam terkait kriteria Pj Gubernur DKI Jakarta versinya. 

Sebab, Kemendagri dan Presiden lebih mengetahui yang terbaik untuk Ibu Kota. 

"Ya saya tidak perlu menyampaikan kriterianya. Kmendagri dan bapak presiden tentu lebih tahu dari saya, mana yang terbaik bagi jakarta, bagi provinsi lainnya," tutur Ariza.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved