Bencana Alam

Setelah Harga BBM Naik, Hujan Angin Terpa Kabupaten Bogor, Puluhan Rumah Rusak

Nasib warga Kabupaten Bogor sungguh malang, sudah harga BBM naik, mereka harus mengalami rumah rusak akibat hujan angin.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Valentino Verry
warta kota/hironimus roni
Hujan lebat dan angin kencang yang terjadi Minggu (4/9/2022) membuat puluhan rumah warga di Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, rusak. 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Hujan lebat dan angin kencang yang terjadi Minggu (4/9/2022) membuat puluhan rumah warga di Kabupaten Bogor rusak.

Berdasarkan data dari Pusat Pengendalian Operasi Penanganan Bencana (Pusdalops PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor sekira 20 rumah mengalami kerusakan akibat tanah longsor dan pohon tumbang.

"Hujan dan angin kencang menimbulkan sejumlah kerusakan di Kecamatan Ciawi, Kecamatan Ciomas dan Kecamatan Sukamakmur," kata Muhamad Adam, Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, Senin (5/9/2022).

Di Kecamatan Ciomas, hujan dan angin kencang menyebabkan 14 rumah rusak dengan skala ringan sampai berat.

Rumah warga yang rusak berada di Kampung Parakan Mulya (6 rumah), Kampung Parakan (2), Kampung Babakan Ciomas (2) dan Kampung Silih Asih (4).

"Situasi terakhir, pohon tumbang sudah dievakuasi warga dan beberapa rumah belum diperbaiki," ujarnya.

Sementara di Kecamatan Sukamakmur, ada 1 pondok pesantren, 1 unit penggilingan padi dan 3 rumah rusak.

"Pondok pesantren dan rumah belum diperbaiki tetapi masih bisa ditempati. Puing-puing bangunan ambruk sudah dibersihkan," papar Adam.

Baca juga: Wakil Wali Kota Depok Prihatin dengan Atap Rumah Warga Roboh Akibat Hujan Angin

Sementar bencana alam tanah longsor Kampung Kambangan, Desa Banjarwangi Kecamatan Ciawi mengakibatkan rumah milik Mumun mengalami kerusakan.

“Akibat hujan, halaman teras belakang rumah Mumun mengalami longsor,” kata Kapolsek Ciawi Kompol Agus Hidayat.

Tidak ada korban jiwa dalam bencana tanah longsor ini. Namun kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 5 juta.

"Korban jiwa dalam bencana tanah longsor ini nihil," tandas Agus.

 

 

 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved