Panglima TNI

Laksamana TNI Yudo Margono Berpeluang Besar Jadi Panglima TNI, Miliki Hubungan Baik dengan Jokowi

Jabatan Panglima TNI tak lama lagi akan ada rotasi, saat ini dipegang oleh Jenderal TNI Andika Perkasa. Lalu, siapa penggantinya?

Editor: Valentino Verry
Warta Kota/ Junianto Hamonangan
KSAL Laksamana TNI Yudo Margono berpeluang besar menggantikan posisi Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai Panglima TNI yang baru, karena memiliki hubungan baik dengan Presiden Jokowi. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Laksamana TNI Yudo Margono berpeluang besar menggantikan posisi Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai Panglima TNI.

Sebab, selama masa pemerntahan Presiden Jokowi belum pernah ada Panglima TNI yang berasal dari Angkatan Laut (AL).

Seperti diketahui, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa akan memasuki masa pensiun pada akhir tahun 2022 ini.

Sejumlah nama calon Panglima TNI pengganti Andika pun sudah mulai dibicarakan di publik.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Bobby Adhityo Rizaldi berpandangan Presiden Jokowi akan memberikan atensi lebih kepada Angkatan Laut dalam hal ini Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono.

Menurut Bobby, besar peluang Jokowi akan memilih Yudo menggantikan Andika.

Hal tersebut, kata dia, diantaranya karena selama masa pemerintahan Jokowi belum ada Panglima TNI dari Angkatan Laut (AL).

Baca juga: Panglima TNI Pastikan Satu Kontainer Senjata US Army di Pelabuhan Panjang Bukan Barang Ilegal

"Saya rasa Presiden akan memberikan atensi lebih ke AL, yaitu Pak Yudo. Selama masa pemerintahan Jokowi, belum ada panglima TNI dari AL, besar kemungkinan inilah saatnya walaupun tidak sampai 2024," kata Bobby, Senin (5/9/2022).

Selain itu menurut Bobby, sejauh ini Yudo juga tampak memiliki komunikasi yang baik dengan Presiden Jokowi dan Presiden Ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri.

"Hubungan cukup baik dengan Pak Jokowi dan Bu Megawati dan ada momen menamai kapal korvet TNI AL dengan nama KRI Bung Karno-369," lanjut Bobby.

Baca juga: Dokter Forensik RSPAD Ikut Autopsi Ulang Jenazah Brigadir Yosua, Panglima TNI Minta Jaga Integritas

Dari sisi peluang dan administrasi, kata dia, Yudo memiliki kesamaan dengan dua kepala staf TNI lainnya yakni Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo.

Namun demikian, menurutnya besar kemungkinan Presiden akan mempertimbangkan pergiliran matra dalam pemilihan calon Panglima TNI ke depan.

Sedangkan dari sisi pengalaman, menurutnya tiga Kepala Staf Angkatan TNI saat ini memiliki pengalaman mengelola organisasi militer yang mumpuni.

"Semua Kepala Staf saya rasa pengalaman mengelola organisasi militernya sudah mumpuni," kata Bobby.

 

 

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved