Kerjasama dengan BKN, Kemenkominfo Dorong ASN Tingkatkan Kompetensi Bidang Teknologi Digital

Kemenkominfo bekerjasama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) mendorong para ASN untuk meningkatkan kompetensi terutama di bidang teknologi digital.

Istimewa
Acara Literasi Digital Sektor Pemerintahan di Lingkungan ASN jadi upaya Kemenkominfo dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) agar para ASN meningkatkan kompetensi di bidang teknologi digital. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI bekerjasama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) mendorong aparatur sipil negara (ASN) meningkatkan kompetensi di bidang teknologi digital.

Kegiatan Literasi Digital Sektor Pemerintahan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kecakapan ASN memanfaatkan teknologi digital, meningkatkan kewaspadaan, dan mengadopsi teknologi digital.

Direktur Pemberdayaan Informatika Kementerian Kominfo, Bonifasius Wahyu Pudjianto mengatakan bahwa pihaknya ingin meningkatkan kompetensi ASN di bidang digital.

Berbagai materi pun disampaikan bagi para ASN dalam kegiatan Literasi Digital yang terdiri dari 4 Pilar Literasi Digital meliputi Kecakapan Digital, Keamanan Digital, Budaya Digital maupun Etika Digital.

"Dari materi-materi tersebut, diharapkan dapat tingkatkan pengetahuan, pemahaman, kesadaran dan kecakapan penggunaan teknologi digital," ujar Bonifasius, lewat siaran tertulis, Senin (5/9/2022).

Baca juga: Masuk Kategori Sedang, Literasi Digital di Indonesia Masih Harus Ditingkatkan

Selain itu juga meningkatkan kewaspadaan akan keamanan perangkat dan akun yang digunakan. Ditambah juga mendorong ASN mengenal dan mengadopsi teknologi digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan sektor publik bagi masyarakat.

Sekretaris Utama BKN, Imas Sukmariah mengatakan Literasi Digital ini adalah kerja besar karena sebagai ASN harus mampu memahami 4 pilar Literasi Digital dalam kehidupan sehari-hari.

"Kemampuan dasar di era digital yang perlu kita kuasai seperti kecakapan individu menggunakan internet, media sosial, dan kemampuan mencari, memilah dan memilih konten yang positif, serta kemampuan mengolah dan membuat informasi," ungkap Imas.

Kepala Pusat Pengembangan Kepegawaian ASN BKN, Bajoe Loedi Hargono menjelaskan dengan banyaknya tugas dan fungsi BKN, maka proses digitalisasi menjadi penting untuk mempercepat pelayanan.

Baca juga: Tingkatkan Literasi Digital, Guru di Wilayah 3T Dapat Bimbingan Teknis Kompetensi

“Di BKN sudah memulai proses transformasi digital pada tahun 2000-an dan berkembang sampai dengan sekarang,” ungkapnya.

Salah satu pemateri, Tri Hadiyanto Sasongko menjelaskan tentang Kecakapan Digital yang berfokus pada pentingnya ASN dalam menyaring informasi agar tidak terpapar berita hoaks.

"Agar kita tidak terjebak informasi hoaks, kita perlu mencermati alamat situs berita. Waspadai juga kalimat-kalimat provokatif, cek sumber dan kualitas gambar," tutup Tri.

Menurutnya para ASN harus memastikan juga sumber yang menyebarkan berita adalah yang sudah terverifikasi dan terpercaya. Sehingga mereka membiasakan saring sebelum sharing.

Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved