Kenaikan Harga BBM

Kenaikan BBM Berdampak Terhadap Sektor UMKM, Ini Saran dari Pengamat Ekonomi UI

Kenaikan harga BBM yang diumumkan pemerintah, Sabtu (3/9/2022) berdampak terhadap sektor usaha yakni sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Junianto Hamonangan
Istimewa
Kenaikan harga BBM yang diumumkan pemerintah, Sabtu (3/9/2022) berdampak terhadap sektor usaha yakni sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) seperti pelaku UMKM Kota Depok. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BEJI - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang diumumkan pemerintah pada Sabtu (3/9/2022) berdampak kepada semua sektor usaha.

Salah satu yang cukup terpukul oleh kenaikan harga BBM ini adalah sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Pengamat UMKM dari Universitas Indonesia Dewi Meisari Haryanti mengatakan sektor UMKM cukup terpukul dengan kenaikan BBM ini.

"Sektor UMKM pasti sangat berdampak dengan kebijakan ini karena mereka sedang dalam masa pemulihan dari efek Covid-19," kata Dewi, Senin (5/9/2022).

Baca juga: Ariza Mengakui Kenaikan Harga BBM Bakal Berdampak pada Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok Masyarakat

Berdasarkan data yang diolah Dewi dari Sensus Pertanian BPS 2013 dan Sensus Ekonomi BPS 2016, jumlah pelaku UMKM di Indonesia diperkirakan sebanyak 52,3 juta.

"Sekira 49,9 persen atau 26,1 juta orang bergerak di bidang pertanian, perikanan dan perkebunan; 23,2 persen atau 12,1 juta di bidang perdagangan; 8,5 persen atau 4,4 juta di bidang restoran/warung; 8,3 persen atau 4,3 juta di bidang industri pengolahan," ujarnya.

Kenaikan BBM, lanjut dia, membuat harga bahan baku, ongkos produksi dan biaya logistik naik. Di sisi lain, daya beli masyarakat menurun.

"Pemerintah harus turun tangan mengatasi persoalan ini. Apalagi 98,7 persen pelaku UMKM di Indonesia masuk kategori ultra mikro dengan pendapatan kurang dari Rp 300 juta per tahun," ucap Dewi.

Baca juga: Antisipasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemprov DKI Koordinasi dengan Stakeholder Pantau Inflasi

Dia menyarankan agar Bantuan Langsung Tunai BBM yang digelontorkan pemerintah saat ini menyasar pelaku ultra mikro ini.

"Untuk membantu kelompok ini, tidak usah yang ribet. Kasih saja bantuan tunai karena mereka sangat terdampak kenaikan BBM," paparnya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved