Kenaikan Harga BBM

Harga BBM Naik, Organda Kota Bekasi Tetapkan Tarif Sementara Angkutan Umum Naik Rp.500-1000

Indra Hermawan mengatakan, kenaikan tarif sementara ini sudah disepakati oleh para sopir angkutan umum

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Feryanto Hadi
Rizki Amana
ILUSTRASI: Angkutan umum beralih rute menuju kawasan Palmerah dan Tanah Abang di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan 

WARTAKOTALIVE.COM,BEKASI SELATAN-- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Bekasi menetapkan kenaikan tarif sementara pada angkutan umum menyusul kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) saat. 

Ketua DPC Organda Kota Bekasi, Indra Hermawan mengatakan, kenaikan tarif sementara ini sudah disepakati oleh para sopir angkutan umum yang tergabung dalam Organda Kota Bekasi.

Adapun besaran kenaikan tarif yaitu Rp.500-1000.

"Ya itu sudah disepakati oleh DPC Organda Kota Bekasi untuk menaikan tarif sementara waktu sampai ketetapan dari Perwal. Jadi kita naikan sementara Rp 500-1000," kata Indra Hermawan, Minggu (4/9/2022).

Diungkapkan oleh Indra, kenaikan tarif angkutan umum yang telah ditetapkan sementara ini nantinya disesuaikan dengan rute trayek angkutan itu.

Untuk angkutan jarak pendek kenaikan berkisar Rp 500, sedangkan untuk jarak jauh kenaiknanya hingga Rp. 1000.

"Jadi kalau untuk kenaikan tarif itu variatif perjalur. Jadi sekarang kan ada yang sampai saat ini Rp. 5000, kalau yang Rp 5000 jadi Rp 6000. Kalo jarak pendek biasa Rp2000 sekarang jadi Rp 2500," katanya.

Baca juga: Harga Tiket Bus AKAP Makin Mahal Imbas Naiknya Harga BBM, Pegawai PO Jadi Sasaran Amarah Penumpang

Menurut Indra, jika kenaikan tarif yang ditetapkan oleh Organda ini masih bersifat sementara hingga nanti ada Perwal yang mengatur besaran tarif angkutan umum.

Saat ini, Organda Kota Bekasi masih akan melakukan rapat bersama Pemerintah Kota Bekasi terkait dampak dari kenaikan BBM ini.

"Makannya kita masih menunggu dari rapat Organda dengan Dinas Perhubungan untuk menetapkan tarif yang layak di Kota Bekasi. Karena sudah 5 tahun ini tidak pernah evaluasi tarif," ujarnya. 

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved