Berita Video

VIDEO Permohonan Banding Ferdy Sambo soal PTDH Kemungkinan Ditolak

Seusai diputuskan diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) dalam kasus pembunuhan Brigadir J , Ferdy Sambo langsung mengajukan banding.

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA- Seusai diputuskan diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) dalam kasus pembunuhan Brigadir J , Ferdy Sambo langsung mengajukan banding.

Komisioner Kompolnas, Albertus Wahyurudhanto pun langsung menanggapi hal itu.

Dikutip dari Tribunnews.com, ia menyebut, kecil kemungkinan banding yang diajukan Ferdy Sambo bisa diterima.

Diketahui sebelumnya dalam sidang etik kasus Brigadir J , Ferdy Sambo terbukti bersalah melanggar kode etik sebagai anggota Polri dan diputuskan diberhentikan dengan tidak hormat.

Albertus mengatakan, bahwa Ferdy Sambo memang terbukti melangar etik.

Hal itu dilihat dari apa yang terjadi dalam proses sidang etik dan sangkaan yang diarahkan kepada mantan Kadiv Propam Polri itu sebagai terperiksa.

"Kalau melihat apa yang terjadi dalam proses sidang etik dan kesalahan-kesalahan atau sangkaan yang diarahkan kepada para terperiksa ini, semuanya terbukti melanggar etik," kata.

Baca juga: Ferdy Sambo Ajukan Banding PTDH, Komisi Banding yang Ditunjuk Kapolri Sedang Bekerja

Ia juga menilai, hanya ada kemungkinan kecil saja banding yang diajukan oleh Ferdy Sambo ini bisa diterima.

Pasalnya, pihak auditor pasti sudah mempunyai ukuran atau parameter tersendiri untuk melihat benar atau tidaknya pelanggaran yang dilakukan oleh terperiksa.

Selain itu Albertus menyebut, ada kemungkinan putusan banding tersebut tidak bisa diterima karena ada pasal-pasal yang tidak mungkin dihindari.

Baca juga: Setelah Ferdy Sambo dan Chuck Putranto, Polri Pecat Kompol Baiquni Wibowo Gegara Halangi Penyidikan

Sehingga putusan PTDH pada Ferdy Sambo ini memang harus diambil sebagai ganjaran dari apa yang telah dilakukannya.

"Banding diterima itu kemungkinannya kecil, tentu dari pihak pemeriksa auditor ini sudah punya ukuran atau parameter, ini kategorinya benar atau salah," ungkapnya.

Namun diketahui, hingga kini Polri belum menerima memori banding Ferdy Sambo atas pemecatan dari institusi Polri.

Baca juga: KNPI Waswas Ferdy Sambo Terhindar dari Pemecatan jika Menggunakan Perpol Nomor 7 Tahun 2022

"Sampai dengan hari ini (Jumat, 2/9/2022) informasi dari pak Karo Wabprof untuk memori banding saudara FS belum diterima," kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo kepada wartawan, Jumat (2/9/2022).

Meski demikian, Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyomengatakan, pihaknya sudah mempersiapkan sidang banding atas pemecatan tersebut.

Baca juga: Tujuh Orang Jadi Tersangka Obstruction of Justice Termasuk Ferdy Sambo, Total 97 Polisi Diperiksa

Nantinya, sidang itu akan dipimpin oleh Jenderal Bintang tiga.

"Nah sidang komisi banding ini akan dipimpin pati bintang tiga, dan sifatnya juga akan berproses, dalam waktu 21 hari sidang komisi banding diharapkan sudah memutuskan hasil banding, dalam 21 hari baru banding," ucapnya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved