Berita Video
VIDEO Kebijakan Pemerintah Menaikan Harga BBM Diprotes Masyarakat
Terjadi penumpukan di salah satu SPBU di Kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat sekira pukul 15.30 WIB, Sabtu (3/9/2022).Akibat kenaikan harga BBM
Penulis: Alfian Firmansyah | Editor: Fredderix Luttex
WARTAKOTALIVE.COM, GUNUNG SAHARI - Presiden Joko Widodo mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) mulai dari Pertalite, Solar, dan Pertamax. Harga terbaru BBM bersubsidi dan non-subsidi itu mulai berlaku pada Sabtu (3/9/2022) pukul 14.30 WIB.
Kemudian, terjadi penumpukan di salah satu SPBU di Kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat sekira pukul 15.30 WIB, Sabtu (3/9/2022).
Salah satu pengguna bahan bakar Pertalite bernama Ferin (51) ungkapkan bahwa dirinya mengetahui kenaikan harga BBM tersebut.
Diketahui, harga bahan bakar Pertalite dari Rp 7.650 per liter menjadi Rp 10.000 per liter saat ini.
Ferin sengat menyayangkan kebijakan pemerintah dengan kenaikan BBM, karena dampaknya pasti ini akan lebih luas.
"Kalau BBM naik pasti semuanya akan ikut naik, sembako ya juga akan naik juga, semuanya juga akan ikut naik," ujar Ferin saat ditemui sedang mengisi bahan bakar Pertalite di SPBU Kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Sabtu (3/9/2022).
Baca juga: VIDEO Pengendara Mobil Ngamuk Tidak Dilayani Mengisi BBM di SPBU Cikokol
Baca juga: VIDEO SPBU Cikokol Membludak, Memanas, Hingga Dijaga Ketat Polisi
Ferin juga menegaskan, bahwa keputusan pemerintah terhadap bahan bakar yang naik tidak tepat.
"Kalau mau naik, ya harus diimbangi dengan sisi perekonomiannya juga, apalagi dari segi perekonomian saat ini sedang naik turun," tutur Ferin.