Calon Panglima TNI

Selama Era Jokowi, Belum Pernah Ada Panglima TNI dari Angkatan Laut, Yudo Margono Berpeluang?

Belakangan, Yudo kerap melibatkan Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri dalam kegiatannya.

Editor: Yaspen Martinus
Warta Kota/Junianto Hamonangan
KSAL Laksamana TNI Yudo Margono . 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Masa jabatan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa bakal berakhir pada November mendatang.

Nama Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono disebut-sebut sebagai Panglima TNI selanjutnya.

Khairul Fahmi, pengamat militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISSES) mengatakan, Yudo berpeluang mengisi kursi Panglima TNI.

Baca juga: PKB Tak Sabar Ingin Bertemu Puan, Ingin Tahu Siapa yang Dapat Mandat PDIP Maju di Pilpres 2024

“Ya berpeluang (menjadi Panglima TNI). Belum pensiun dan masih menjabat KSAL,” kata Khairul Fahmi melalui pesan singkat, Sabtu (3/9/2022).

Khairul menjelaskan, ada sejumlah aspek yang menjadi pertimbangan Laksamana Yudo akan dipilih Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi Panglima TNI.

Pertama, Laksamana Yudo hingga saat ini masih aktif menjabat sebagai KSAL.

Baca juga: Ini Peran Chuck Putranto dan Baiquni Wibowo Halangi Penyidikan Hingga Akhirnya Dipecat dari Polri

UU TNI menyebutkan, jabatan Panglima TNI hanya bisa diduduki oleh kepala staf atau mantan kepala staf yang masih aktif.

Ia menambahkan, menjadi Panglima merupakan cita-cita semua prajurit TNI.

“Sehingga ini bisa jadi akan sangat kompetitif, hingga pada saatnya nanti Presiden menjatuhkan pilihannya,” ujarnya.

Baca juga: Sudah Terima Hitung-hitungan Harga BBM Subsidi, Jokowi: Tinggal Diputuskan

Faktanya, lanjut Khairul, selama masa pemerintahan Presiden Jokowi, belum pernah ada Panglima TNI dari lingkungan AL, meskipun tidak ada ketentuan normatif yang mengharuskan pergiliran di antara ketiga matra.

“Namun hal itu bukan berarti tidak penting untuk menjadi pertimbangan,” ucapnya.

Fahmi pun lantas merujuk pada penunjukan Jenderal Andika menjadi Panglima TNI. Presiden, kata dia, tidak meletakkan usia dan masa aktif sebagai pertimbangan utama.

Baca juga: Putri Candrawathi Tak Ditahan karena Punya Balita, Komnas Perempuan: Harus Jadi Standar Polri

“Artinya, pola ini masih mungkin diterapkan juga pada saat penggantian Jenderal Andika,” ulasnya.

Belakangan, Yudo kerap melibatkan Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri dalam kegiatannya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved