Pengeroyokan

Polisi Terus Amati Video Pengeroyok Pemuda di Gandaria karena Knalpot Bising

Polsek Kebayoran Baru kerja keras mencari pengeroyok pemuda di Gandaria, akibat persoalan knalpot bising.

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Valentino Verry
@forumwartawanpolri
Polisi hingga kini madih terus mengamati video yang memperlihatkan pengeroyokan di Jalan Gandaria Tengah, Kebayoran Baru, karena knalpot bising. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kepolisian Sektor (Polsek) Kebayoran Baru memburu pelaku pengeroyokan terhadap pemuda di Jalan Gandaria Tengah, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (27/8/2022) malam.

Pemuda itu dikeroyok oleh sejumlah pengendara motor yang dipicu karena tidak terima ditegur korban soal penggunaan knalpot bising.

Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Baru, AKP Nunu Suparmi menuturkan, proses penyelidikan kasus tersebut terus berjalan.

"Proses penyelidikan dan penyidikan (tetap berjalan). Tentunya kita cari si pelakunya," ujarnya, dalam keterangan yang diterima pada Jumat (2/9/2022).

Ia mengatakan, pihaknya sedang mengidentifikasi para pelaku melalui video yang viral di media sosial (medsos).

"Kan sudah ada video itu, sudah ada. Dengan video sendiri sudah keliatan kok (pelaku pengeroyokan)," kata dia.

Kendati demikian, belum diketahui secara pasti jumlah pelaku pengeroyokan tersebut.

"Saya nggak tahu. Korban juga belum bisa memastikan berapa orangnya," tutur Nunu.

Baca juga: Polisi Tegaskan Korban Pelaku Pengeroyokan di Kramat Jati Bukan Wartawan Aktif

Diberitakan sebelumnya, Polisi menyebut korban dan beberapa pelaku pengeroyokan di Jalan Gandaria Tengah, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (27/8/2022) malam, tidak saling mengenal.

Hal tersebut berdasarkan hasil penyidikan sementara yang dilakukan polisi.

Adapun korban dan temannya yang menjadi saksi pengeroyokan itu telah diperiksa.

"Mereka nggak saling mengenal. Ini (kasus) masih dalam proses penyelidikan," ujar Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Baru, AKP Nunu Suparmi, dalam keterangan yang diterima, Jumat (2/9/2022).

Baca juga: Viral Terkonfirmasi, Tak Terima Ditegur Pakai Motor Knalpot Bising Pelaku Malah Keroyok Korban

Nunu menuturkan, pemeriksaan korban dan satu saksi itu dilakukan pada Rabu (31/8/2022) kemarin

Artinya, baru dua orang yang telah diperiksa terkait kasus tersebut.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved