Breaking News:

Viral Medsos

Netizen Serukan Tagar ReformasiSubsidiUntukRakyat di Medsos, Akui Pengalihan Subsidi BBM Sudah tepat

Warganet menyerukan tagar #ReformasiSubsidiUntukRakyat dan menyatakan kebijakan subsidi BBM sudah tepat.

Editor: Panji Baskhara
Kolase foto
Ilustrasi - Warganet menyerukan tagar #ReformasiSubsidiUntukRakyat dan menyatakan kebijakan subsidi BBM sudah tepat. 

WARTAKOTALIVE.COM - Besarnya subsidi BBM yang dikeluarkan oleh pemerintah bikin warganet bereaksi, Jumat (2/9/2022).

Hal tersebut terlihat dari tagar #ReformasiSubsidiUntukRakyat yang sempat menjadi salah satu topik yang trending di Twitter.

Pemerintah menyampaikan subsidi (BBM) dapat mencapai lebih dari Rp 698 triliun sampai akhir 2022 jika tidak ada tindakan pembatasan volume dan menaikkan harga.

Jumlah tersebut melampaui kuota yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2022 senilai Rp 502,4 triliun.

Baca juga: Polemik Subsidi BBM, Asosiasi Analis Kebijakan Indonesia Usul Strategi 3 Wajib

Baca juga: Cara Daftar BBM Subsidi untuk Beli Solar/Pertalite Lewat Website MyPertamina, Lampirkan 6 Dokumen

Baca juga: Faisal Basri Salahkan Pemerintah, Konsumsi BBM Tinggi Akibat Dispensasi Pajak Mobil

Salah satu warganet yang menyarakan agar ada reformasi subsidi adalah @Pemburu_Kecil.

Dia mengatakan subsidi harus fokus pada orang-orang yang berhak menerima.

Selama ini memang dirasa subsidi BBM itu kurang tepat karena lebih banyak masyarakat mampu yang memanfaatkannya, sementara masyarakat tidak mampu hanya sedikit yang mendapatkan manfaatnya.

"Kita dukung #ReformasiSubsidiUntukRakyat agar hanya yang berhak saja yang mendapatkannya," kata @Pemburu_Kecil.

Akun @Abang_Atus juga mendukung adanya penyesuaian harga dan pengalihan subsidi BBM agar bisa dinikmati masyarakat yang berhak.

"Selama ini subsidi BBM 80 persen di nikmati oleh rumah tangga mampu. Maka untuk itu mesti kita dukung adanya reformasi subsidi BBM ini. Dengan penyesuaian harga atau pengalihan subsidi BBM untuk perlindungan dan jaminan masyarakat kalangan bawah.. #ReformasiSubsidiUntukRakyat," kata @Abang_Atus.

Sementara @ginidehput meminta subsidi bbm harus tepat sasaran.

"Pengalihan subsidi BBM udah tepat, tetapi harus tepat sasaran juga, agar bisa mengurangi tekanan pada masyarakat dan benar-benar sampai kepada yang membutuhkan. ReformasiSubsidiUntukRakyat," ujar @ginidehput.

Pemerintah telah menetapkan bantuan pengalihan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) sebesar Rp 24,17 triliun.

Bantuan itu ditujukan untuk mengurangi tekanan terhadap masyarakat di tengah kenaikan harga barang dan juga mengurangi kemiskinan.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved