Harga BBM Naik

Faisal Basri Salahkan Pemerintah, Konsumsi BBM Tinggi Akibat Dispensasi Pajak Mobil

Pengamat ekonomi Faisal Basri meminta pemerintah memahami soal BBM, konsumsi yang meninhkat akibat kebijakan yang dibuat yang pro industri otomotif.

Editor: Valentino Verry
Tribunnews.com
Pengamat ekonomi Faisal Basri mengatakan konsumsi BBM yang tinggi akibat kebijakan pemerintah yang pro industri otomotif nasional. Kebijakan ini harus diubah. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pengamat ekonomi Faisal Basri berharap pemerintah tak buru-buru menaikkan harga BBM bersubsidi.

Sebab, dampaknya akan sangat besar, dan tak tuntas hanya dengan pemberian BLT bagi rakyat miskin.

Hal itu diungkapkan Faisal saat acara diskusi bertajuk 'Subsidi untuk Siapa? Menelaah Efektivitas Penggunaan Uang Rakyat', yang diselenggarakan FDEP (Forum Diskusi Ekonomi Politik), di Jakarta, Kamis (1/9/2022).

Selain Faisal, dalam diskusi itu turut hadir Anggota Komisi VII DPR RI fraksi Partai Golkar Lamhot Sinaga, dan Mamit Setiawan (Direktur eksekutif Energi Watch).

Menurut Faisal, secara prinsip harga BBM memang harus naik, hanya saja jangan rakyat yang berkorban akibat kenaikan ini.

Tetapi pemerintah dalam hal ini juga harus ikut berkorban, misalnya bekukan dulu PPN dan PPh 11 persen atau stop dulu pembangunan IKN demi rakyat. 

"Kita tidak pernah belajar terkait fluktuasi BBM ini, harus ada pembenahan dan dibuat penyesuaian harga BBM dengan Perpres evaluasi per tiga bulan,” ucapnya.

Menurut Faisal, yang perlu diingat kenaikan konsumsi BBM tiap tahun disebabkan oleh keijakan pemerintah sendiri.

Baca juga: Viral BBM di SPBU Banyuwangi Diduga Dicampur Air, Buat Motor Mogok Hingga ke Bengkel

Ini yang sangat disesali, sehingga rakyat kecil yang jadi korban.

“Konsumsi BBM yang tinggi akibat dari kebijakan pemerintah sendiri, misalnya pajak mobil gratis,” tegasnya.

“Selain itu, di sektor pertambangan, masak diberikan subsidi BBM, dan paling banyak dinikmati oleh perusahaan sawit," lanjut Faisal. 

Seperti diketahui, selama pandemi virus corona, pemerintah memberikan dispensasi untuk industri otomotif nasional, berupa pemotongan pajak bagi mobil baru.

Baca juga: Pengamat Kebijakan Publik Sebut Pengalihan Subdidi BBM Menjadi Bansos Tepat: Sudah Ada Data Baru?

Tujuannya penjualan mobil baru tetap tinggi sehingga tak terjadi PHK massal.

Dampaknya, konsumsi BBM pun melonjak, karena begitu mudahnya membeli mobil.   

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved