Judi Online

Dalam Sepekan Terakhir Polres Jaksel Berhasil Mengamankan Pelaku Judi Online dan Konvensional

Sembilan pelaku judi online diamankan dalam sepekan terakhir di berbagai wilayah di Jakarta Selatan.

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Sigit Nugroho
WartaKota/Ramadhan LQ
Polres Metro Jakarta Selatan berhasil menangkap sembilan pelaku judi online. 

WARTAKOTALIVE.COM, KEBAYORAN BARU - Polres Metro Jakarta Selatan berhasil menangkap sembilan pelaku judi online.

"Untuk judi online ada sembilan pelaku, kemudian judi konvensional ada dua orang," kata Plt Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi, saat konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Jumat (2/9/2022).

Nurma berujar bahwa sembilan pelaku judi online diamankan dalam sepekan terakhir di berbagai wilayah di Jakarta Selatan.

"Pasar Minggu itu selain juga narkoba, miras, kemudian judi online dan konvensional," ujar Nurma.

Baca juga: Bongkar Praktik Judi Online, Polda Metro Tangkap 200 Lebih Tersangka dari 131 Laporan Masyarakat    

Baca juga: Soal Adanya Dugaan Sponsor Judi Online di Klub Liga 1, Dirut PT LIB: Kami Sedang Klarifikasi Ulang

Baca juga: Polres Karawang Gertak Warga yang Berani Main Judi Online Berupa Penjara Empat Tahun

"Kemudian dari Mampang, Kebayoran Baru, Jagakarsa dan dari wilayah-wilayah yang ada di polsek-polsek di Jakarta Selatan," tutur Nurma.

Menurut Nurma, mayoritas pelaku judi online memainkan permainan Ludo dengan bertaruh sejumlah uang.

Permainan itu dimainkan lewat handphone (HP).

Mereka yang ditangkap diperkirakan meraup keuntungan jutaan rupiah dalam sekali main.

BERITA VIDEO: Tangkap Lima Pengedar Narkoba Polisi Temukan Ratusan Gram Sabu

"Kalau untuk judi online itu (keuntungan) mereka rata-rata di atas Rp 5 juta," ucap Nurma.

Untuk dua pelaku judi konvensional, Nurma menjelaskan mereka meraup keuntungan sebesar Rp 1 juta.

"Jadi kalau judi online itu mereka perorangan, kemudian kalau konvensional mereka berkelompok," teramh Nurma.

Total ada 11 pelaku yang ditangkap, baik yang terlibat judi online maupun konvensional.

Atas perbuatannya, pelaku terjerat Pasal 303 bis KUHP tentang perjudian dengan ancaman penjara maksimal 10 tahun.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved