Berita Jakarta

Anies Baswedan Sukses Benahi Sistem Transportasi Publik, Jumlah Penumpang Tembus Satu Juta Per Hari

Anies menjelaskan, salah satu cara untuk meningkatkan jumlah pengguna transportasi publik adalah dengan menambah jangkauan jumlah wilayah.

WARTA KOTA/DESY SELVIANY
Ilustrasi: Pangkalan mikrolet Jak Lingko di Stasiun Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Jaklingko merupakan salah satu program penataan bidang transportasi Pemprov DKI Jakarta 

WARTAKOTALIVE.COM, TANAH ABANG - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menginformasikan bahwa transportasi publik sudah dimanfaatkan dengan baik oleh sekitar satu juta masyarakat Ibu Kota.

"Jumlah ini sangat meningkat ya apabila dibandingkan dengan jumlah pengguna transportasi umum beberapa tahun sebelumnya," ujar Anies, Kamis (1/9/2022).

Saat pemaparan dalam acara Jakarta Investment Forum 2022 di Hotel Fairmont, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Anies memberikan contoh pada zaman dahulu pengguna transportasi publik hanya sekitar 350.000 orang per hari.

Namun tahun 2022 ini, Anies mengklaim bahwa pengguna transportasi publik di DKI Jakarta mencapai satu juta orang per harinya.

Targetkan Rp180 Triliun, Anies Baswedan Tawarkan 15 Peluang Investasi Strategis di Jakarta

Dengan pencapaian tersebut, Anies mengaku belum merasa puas. Karena target yang ia harapkan adalah sebanyak empat juta orang menggunakan transportasi publik.

"Angka satu juta bukanlah akhir. Target kami ada di angka empat juta pengguna per hari. Tapi kami sedang berada di jalurnya, dan ini perlu berlanjut," ujar Anies.

Anies menjelaskan, salah satu cara untuk meningkatkan jumlah pengguna transportasi publik adalah dengan menambah jangkauan jumlah wilayah.

Menurutnya, jangkauan wilayah perlu diekspansi.

Baca juga: Anies Baswedan Respon Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta terkait Usulan Pemberhentian Dirinya

Hal tersebut dapat meningkatkan jumlah pengguna moda transportasi publik.

Anies menilai, peningkatan jumlah pengguna transportasi publik dari 350.000 menjadi satu juta orang per hari, merupakan tanda yang baik.

"Ini berarti kebiasaan warga telah berubah menjadi lebih baik, yaitu dengan memanfaatkan transportasi publik yang telah disediakan," ujar Anies. 

Ia pun mendorong agar pemanfaatan transportasi publik dapat menjadi kebiasaan positif oleh masyarakat.

Baca juga: Anies Baswedan Berpesan pada Pj Gubernur DKI Jakarta, Jangan Utak-atik Sektor Transportasi

Anies pun mengatakan, perubahan kebiasaan publik akan terlihat apabila ada kenaikan tiga kali lipat untuk jumlah pengguna transportasi publik.

"Hal ini yang mau kami dorong lebih jauh lagi. Supaya masyarakat terbiasa dengan kebiasaan baru yang positif," ujar Anies. 

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved