Kecelakaan Lalu Lintas

Kenang Korban Kecelakaan di Jalan Sultan Agung, Bibi Kenal Ridho Santoso Sosok Pendiam dan Berbakti

Ridho Santoso (20), salah satu korban tewas kecelakaan di Jalan Sultan Agung, Kota Bekasi, dikenang sebagai pribadi ramah dan berbakti kepada orangtua

Warta Kota/Yolanda Putri Dewanti
Susanti (33), bibi dari Ridho Santoso (20), salah satu korban tewas kecelakaan di Jalan Sultan Agung, Kota Bekasi, mengenang keponakannya sebagai pribadi ramah dan berbakti kepada orangtua. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Ridho Santoso (20), korban kecelakaan di depan SDN Kota Baru 2, Jalan Sultan Agung, Bekasi Barat, Kota Bekasi, dikenang sebagai pribadi yang sangat ramah dan berbakti kepada orangtuanya.

Kenangan akan kebaikan almarhum dikataka Susanti (33) yang merupakan bibi almarhum. Dia mengungkapkan almarhum merupakan sosok yang baik hati dan pendiam.

Perempuan yang mengenakan hijab hitam ini mengaku kaget dan tak percaya mendengar kabar sang keponakan ikut menjadi korban dalam kejadiaan naas itu.

"Keponakan saya ini kenek kerja di BizPark 3 Bekasi dia tertimpa tiang gardu, jadi posisinya itu berlawanan sama mobil yang menabrak. Keponakan saya ini, mungkin baru keluar mau ambil barang," ungkap Susanti kepada Wartakotalive.com di RSUD Bekasi, Rabu (31/8/2022).

"Saya dapat kabar itu pukul 10.00 WIB, itu kan jam pulang anak sekolah, saya awalnya hanya mendapatkan kabar bahwa keponakan saya hanya kecelakaan saja belum meninggal. Sempat sadar masih bergerak, tetapi karena tertimpa keras langsung meninggal," imbuhnya.

Baca juga: Korban Kecelakaan Maut Jalan Sultan Agung Kota Bekasi Dipastikan Dapat Bantuan dari Jasa Rahaja

Susanti melanjutkan, ia juga menjabat sebagai Ketua Rukun Warga (RW) 04 Kali Baru. Menurut data yang ada, warganya pun ada yang menjadi korban Kecelakaan tersebut.

"Bukan hanya keponakan saya saja, saya kan dipercaya jadi Ibu RW juga dan ada warga saya ini saya masih cek," tambahnya.

Sebagai informasi, kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Sultan Agung, Kota Baru, Kota Bekasi, Rabu (31/8) siang, menyebakan sebanyak 10 orang dikabarkan meninggal dunia.

Berdasarkan data yang diperoleh, 7 korban di antaranya merupakan anak sekolah dasar, tiga orang dewasa.

Hal ini disampaikan oleh Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Latif Usman saat memantau lokasi kejadian. Saat ini menurut dia para korban tengah berada di halte ketika jam pulang sekolah.

Baca juga: Pedagang Otak-otak Ikut Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi, Sang Istri Menangis Histeris

"Anak sekolah yang meninggal ada 7 orang (dewasa 3). Mereka sudah benar menunggunya di halte dalam posisi anak menunggu di halte," kata Kombes Latif Usman, Rabu (31/8/2022).

Hingga saat ini, dugaan sementara peristiwa kecelakaan maut di Jalan Sultan Agung, Kota Bekasi akibat truk kontainer bernopol N 8051 EA yang melaju ke arah Harapan Indah itu oleng dan tak bisa dikendalikan kemudinya.

"Untuk sementara yang kami lihat adalah letak personling ada di gigi 3. Kami duga kecepatannya masih di atas 60 km perjam, ini masih kita duga," katanya.

Meski begitu lanjut Latif, pihak kepolisian masih melakukan  penyidikan secara menyeluruh atas insiden kecelakaan maut ini. Pihaknya pun juga sudah mengamankan supir truk untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

"Lebih lanjut, akan kami lakukan penyelidikan. Saat ini supir juga sudah kita amankan, nanti akan kita tanya tujuannya dari mana kemana," ucapnya. (m27)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved