Berita Depok

Jadi Kota Strategis untuk Pencari Suaka dan Pengungsi, Timpora Imigrasi Depok Harus Mengantisipasi

Timpora Imigrasi Depok harus mengantisipasi Kota Depok Jadi kota strategis untuk pencari suaka dan pengungsi.

Penulis: Dodi Hasanuddin | Editor: Dodi Hasanuddin
Istimewa
Jadi Kota Strategis untuk Pencari Suaka dan Pengungsi, Timpora Imigrasi Depok Harus Mengantisipasi 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Jadi kota strategis untuk pencari suaka dan pengungsi, Timpora Imigrasi Depok Harus Mengantisipasi

Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Depok menggelar Rakor Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) di Kota Depok dengan tema “Sinergitas Pengawasan Terhadap Pengungsi di Wilayah Kota Depok”, Selasa (30/8/2022).

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Depok, Fahrul Novry Azman dalam laporannya menyampaikan terkait latar belakang dari diadakannya Rakor Timpora tersebut adalah untuk memperkuat koordinasi, kolaborasi dan sinergitas.

Baca juga: Imigrasi Kota Depok dan BNN Lakukan Tes Urine 101 Pegawai, Ini Hasilnya

Kemudian juga pertukaran informasi antara Imigrasi dengan seluruh anggota Timpora terkait keberadaan pengungsi dan pencari suaka luar negeri yang berada di wilayah Kota Depok.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat, Sudjonggo dalam sambutannya sekaligus membuka acara menyampaikan bahwa Indonesia adalah negara yang belum menandatangani Konvensi Wina 1951 dan Protokol 1967 tentang Pengungsi.

Secara hukum, Indonesia tidak memiliki kewajiban memberi perlindungan bagi pencari suaka yang berada di Indonesia.

Namun, sebagai salah satu negara yang menerima dengan meratifikasi Deklarasi Umum Hak Asasi Manusia (DUHAM).

Indonesia mengakui adanya hak untuk mencari suaka ke negara lain, status keberadaan dan perlindungan terhadap pengungsi erat kaitannya dengan HAM.

Sebab, setiap orang yang lebih memilih jalan untuk menjadi seorang pencari suaka bahkan pengungsi adalah mereka-mereka yang dengan jelas-jelas tidak mendapatkan perlindungan yang layak dalam persoalan HAM di Negara asalnya.

Baca juga: Imam Budi Hartono Bersama Asosiasi Pendeta Indonesia Serahkan Piala Bergilir Wakil Wali Kota Depok

Sudjonggo juga menyampaikan bahwa Depok merupakan kota yang strategis untuk para pencari suaka dan pengungsi, karena letaknya secara geografis yang dekat dengan Jakarta.

Namun perlu juga di antsipasi hal- hal yang mungkin terjadi dengan adanya pencari suaka dan pengungsi di kota Depok seperti pelanggaran hukum, mengganggu ketertiban umum sampai dengan gesekan dengan masyarakat lokal disekitar.

"Diperlukan peran dari seluruh Anggota Timpora Kota Depok untuk dapat menciptakan suasana yang aman dan kondusif dengan keberadaan Pencari suaka dan pengungsi kota depok," tandas sudjonggo sebelum membuka acara Rakor Timpora Kota Depok.

Kegiatan dilanjutkan dengan paparan oleh narasumber, Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat, Yayan Indriayana.

Dalam materinya Yayan menjelaskan bahwa “Perlunya Penguatan, Kerjasama, Koordinasi dan Sinergitas dengan pihak terkait dalam Pengawasan Orang Asing khususnya Pengungsi dari Luar Negeri agar dapat mendeteksi dini dan mencegah terjadinya pelanggaran Keimigrasian oleh Orang Asing”.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved