Hadapi Inflasi, Luhut Ajak Masyarakat Tanam Cabai Hingga Ternak Ayam di Rumah Masing-masing

Luhut menyebut angka inflasi terparah berada di sektor pangan yang mencapai 11,4 persen.

Editor: Yaspen Martinus
Warta Kota/Indri Fahra
Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta pemerintah daerah berperan aktif mengantisipasi lonjakan inflasi. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta pemerintah daerah berperan aktif mengantisipasi lonjakan inflasi.

Luhut menyebut angka inflasi terparah berada di sektor pangan yang mencapai 11,4 persen.

Dari angka tersebut, komoditas penyumbang inflasi terbesar ialah cabai merah, bawang merah, cabai rawit, telur ayam, daging ayam ras, hingga tomat.

Menurut dia, sejumlah komodutas tersebut bisa dibudi dayakan masyarakat di rumah masing-masing.

“Jadi ini barang-barang yang menurut saya bisa kita kembangkan di rumah kita masing-masing,” kata Luhut dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah, Selasa (30/8/2022).

Ia pun meminta para gubernur, Pangdam, Kapolda, dan segenap pemerintah daerah turut mendorong upaya ini.

Baca juga: DAFTAR Lengkap PPKM Jawa-Bali Hingga 5 September 2022: Level 1 Bertahan di Semua Provinsi

Hal itu, kata Luhut, sebagaimana pernah ia lakukan saat menjabat Danrem di Madiun pada tahun 1992-1993 silam.

“Saya waktu Komandan Korem tahun 92-93 di Madiun, saya pernah bikin dulu dihidroponik, untuk supaya pangan waktu itu juga jangan sampai kita kurang,” ungkapnya.

Luhut bilang, pengendalian inflasi dapat dilakukan sesederhana mungkin. Menurut dia, hal itu dapat dilakukan tanpa bantuan alat-alat yang canggih.

“Pokoknya dia enggak kekurangan bawang, enggak kekurangan dia cabai, enggak kekurangan cabai rawit, dan enggak kekurangan telur ayam, daging ayam,” bebernya. (Naufal Lanten)

 

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved