Anies Baswedan Curhat Pengalaman Kerja Jadi Mendikbud dan Gubernur DKI Jakarta di U20 Mayors Summit
Anies Baswedan menceritakan beda pengalamannya sebagai Gubernur DKI Jakarta dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan saat pembukaan U20 Mayors Summit.
Penulis: Indri Fahra Febrina | Editor: Junianto Hamonangan
WARTAKOTALIVE.COM, TANAHABANG - Anies Baswedan menceritakan beda pengalaman kerja sebagai gubernur DKI Jakarta dan Pendidikan dan Kebudayaan.
Hal tersebut disampaikan Anies dalam dalam memberikan sambutan di pembukaan forum U20 Mayors Summit di Hotel Fairmont Jakarta, Jakarta Pusat pada Selasa (30/8/2022).
Orang nomor satu di DKI Jakarta itu mengungkapkan, lebih banyak berjibaku dengan tumpukan kertas selama menjadi menteri di era kabinet kerja.
"Waktu itu kami membahas isu-isu yang terkait dengan kebijakan. Kita membahas sejumlah tantangan di seluruh Indonesia dan menyakinkan bahwa kebijakan itu tepat. Kami juga banyak berurusan dengan kertas," kata Anies di Hotel Fairmont Jakarta, Jakarta Pusat pada Selasa (30/8/2022).
Baca juga: Didapuk Jadi Ketua, Anies Baswedan Sambut Kehadiran Para Peserta Urban 20 Mayors Summit
Kendati demikian, ia merasakan pengalaman berbeda saat menjabat Gubernur DKI Jakarta sejak 2017 silam. Sebab, ia harus terjun ke lapangan untuk mendengar suara masyarakat.
Anies menganggap pekerjaan sebagai gubernur lebih berat daripada menjadi menteri, karena berurusan dengan masyarakat.
"Kami berurusan dengan masalah yang lebih riil yang setiap harinya dirasakan oleh masyarakat," imbuhnya.
Diketahui, Jakarta menjadi tuan rumah Urban atau U20 Mayors Summit yang digelar di Hotel Fairmont, Jakarta Pusat pada Selasa (30/8/2022) dan Rabu (31/8/2022). Mayors Summit menjadi puncak dari forum kepemimpinan Jakarta pada U20 tahun ini.
Baca juga: Anies Baswedan Ajak Wali Kota Rotterdam Kunjungi Contoh Kawasan Berorientasi Transit di Dukuh Atas
Anies mengatakan, Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ini akan memberi kesempatan bagi para pemimpin kota U20 untuk berkumpul, memperkuat kolaborasi dan menyampaikan rekomendasi kepada pemerintah Indonesia.
Rekomendasi bakal diberikan pada G20 Leaders Summit yang akan berlangsung di Bali pada tanggal 15-16 November 2022 mendatang.
Melalui U20, kota-kota yang mewakili negara-negara anggota G20 berkomitmen bekerja sama dengan pemerintah nasional mengatasi tantangan paling mendesak yang dihadapi dunia, termasuk pemulihan krisis akibat pandemi Covid-19, darurat iklim, dan peningkatan ketimpangan struktural.
Tahun ini, U20 akan berfokus pada isu dan tantangan yang dihadapi oleh kota-kota akibat pandemi Covid-19, sehingga tema yang diangkat adalah ‘Kota Pascapandemi’. (M35)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/anies-baswedan-saat-berpidato-di-ajang-urban-atau-u20-mayors-summit.jpg)