Berita Jakarta

Puluhan Ojek Online Mogok Kerja, Buntut Penundaan Kenaikkan Tarif Hari Ini

Kementerian Perhubungan kembali menunda pemberlakuan tarif baru ojek online (ojol) yang harusnya berlaku mulai 29 Agustus

dok RSUI Depok
Ilustrasi - tarif ojek online batal naik hari Senin (29/8/2022) foto Para pengemudi ojek online menerima vaksinasi Covid-19 melalui drive thru di RSUI, Kampus UI, Depok, Jawa Barat, Rabu (2/6/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Tarif ojek online batal naik hari Senin (29/8/2022), simak penjelasannya berikut ini. 

Kementerian Perhubungan kembali menunda pemberlakuan tarif baru ojek online (ojol) yang harusnya berlaku mulai 29 Agustus 2022 alias hari ini.

Kenaikan tarif ojol ini sesuai Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 564 Tahun 2022 Tentang Pedoman Perhitungan Biaya Jasa Penggunaan Sepeda Motor yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat.

“Keputusan penundaan ini mempertimbangkan berbagai situasi dan kondisi yang berkembang di masyarakat," sebut Jubir Kementerian Perhubungan Adita Irawati dalam siaran pers Minggu, (28/8/2022).

Selain itu lanjut Adita, penundaan itu dibutuhkan untuk mendapatkan lebih banyak masukan dari para pemangku kepentingan, sekaligus melakukan kajian ulang agar didapat hasil yang terbaik.

Baca juga: Ojek Online Ajak Masyarakat Jaga Kualitas Kendaraan dan Lingkungan dengan Gunakan BBM Oktan Tinggi

Adita mengatakan, pihaknya masih terus berkoordinasi dan menjaring masukan dari para pemangku kepentingan, termasuk pakar transportasi mengenai tarif ojek online ini.

Kemenhub juga segera menyampaikan ke masyarakat jika telah diambil keputusan terkait rencana kenaikan tarif ojol ini.

Rincian tarif ojol terbaru

Adapun tarif ojol terbaru yang akan berlaku tertuang dalam Keputusan Menteri Perhubungan 564/2022, sebagai berikut:

Biaya Jasa Zona I (Sumatera, Jawa-selain Jabodetabek, Bali)

- Biaya jasa batas bawah sebesar Rp 1.850/km
- Biaya jasa batas atas sebesar Rp 2.300/km.
- Tentang biaya jasa minimal: Rp 9.250 sampai dengan Rp 11.500 (naik dari Rp 7.000-Rp 10.000).

Biaya Jasa Zona II (Jabodetabek)

- Biaya jasa batas bawah sebesar Rp 2.600/km (naik dari Rp 2.000/km)
- Biaya jasa batas atas sebesar Rp 2.700/km (naik dari Rp 2.500/km)
- Tentang biaya jasa minimal: Rp 13.000 sampai dengan Rp 13.500 (naik dari Rp 8.000 - Rp 10.000).

Biaya Jasa Zona III (Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara dan sekitarnya, Maluku, Papua)

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved