Ikut Komunitas KDEMI, Dua Ahli Waris Sopir Elf Dapat Santunan BPJamsostek Menara

Keduanya merupakan sopir elf yang tergabung dalam Komunitas Driver Elf Mania Indonesia (KDEMI).

Editor: Ahmad Sabran
HO
BPJAMSOSTEK Jakarta Menara Jamsostek memberikan santunan kematian kepada dua ahli waris sopir elf bernama Almarhum Yulianto dan Almarhum Onglay. 

WARTAKOTALIVE.COM, Jakarta -- BPJAMSOSTEK Jakarta Menara Jamsostek memberikan santunan kematian kepada dua ahli waris sopir elf bernama Almarhum Yulianto dan Almarhum Onglay.

Keduanya merupakan sopir elf yang tergabung dalam Komunitas Driver Elf Mania Indonesia (KDEMI). Para ahli waris masing-masing menerima santunan sebesar Rp42 juta.

"Semoga almarhum husnul khotimah, santunan ini tidak sebanding dengan nyawa almarhum. Tapi inilah bentuk kehadiran negara kepada tenaga kerja yang mengalami risiko kecelakaan kerja hingga kematian," kata Kepala BPJAMSOSTEK Cabang Jakarta Menara Jamsostek, Mohamad Irfan melalui keterangan tertulisnya, Senin (29/8/2022).

BPJAMSOSTEK dan KDEMI, sambung Irfan, telah menjalin kerjasama sejak tahun 2020 dan konsisten mendaftarkan anggotanya menjadi peserta. Hingga saat ini sebanyak ribuan anggota KDEMI telah dilindungi BPJAMSOSTEK.

Baca juga: Celine Evangelista dan Marshel Widianto Unggah Pas Foto Latar Biru, Benarkah Mereka Akan Menikah?

"Kami juga sangat mengapresiasi pengurus KDEMI yang telah peduli terhadap Jaminan Sosial Ketenagakerjaan anggotanya, dengan mendaftarkan anggota KDEMI menjadi peserta, tentunya dengan menjadi peserta risiko seperti kecelakaan kerja dan kematian akan di-cover," ungkapnya.

BPJAMSOSTEK juga telah melakukan kegiatan bersama KDEMI untuk mmeberikan sosialisasi dan edukasi program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada anggota.

Irfan menambahkan kejadian yang menimpa dua sopir elf tersebut, diharapkan dapat menggugah kesadaran pengemudi, pekerja maupun perusahaan yang belum terdaftar sebagai peserta BPJAMSOSTEK untuk segera mendaftarkan tenaga kerja ataupun dirinya menjadi peserta.

Baca juga: Besok Lokalisasi Gunung Antang akan Dibongkar, 200 Petugas Satpol PP Jakarta Timur Siaga

"Kami harap kepada seluruh pengemudi ataupun para pekerja yang belum terdaftar, baik sektor Penerima Upah (PU), Bukan Penerima Upah (BPU) maupun jasa konstruksi segera daftar BPJAMSOSTEK, sehingga risiko-risiko sosial yang bisa menimpa siapa saja, kapan saja dan di mana saja dapat dicover," kata Irfan.

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved