Hujan Deras

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Kemarin Ciptakan 25 Titik Bencana di Wilayah Kota Bogor

Tidak ada korban jiwa pada hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di wilayah Kota Bogor, Jawa Barat.

Penulis: Cahya Nugraha | Editor: Sigit Nugroho
Sumber: BPBD Kota Bogor
Pohon tumbang di Jalan Lawanggintung, Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat. 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Wilayah Kota Bogor dan sekitarnya diterpa hujan deras disertai angin kencang pada Sabtu (27/8/2022).

Akibat hujan deras dan angin kencang itu terdapat 25 titik bencana terjadi di wilayah Kota Bogor, Jawa Barat. 

"Setidaknya, banjir lintasan terjadi di 11 titik. Atap (asbes) terbang dua titik yang melibatkan satu posyandu di cipaku, tanah longsor tujuh titik, dan pohon tumbang lima titik,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Theofilo Patrocinio 

Theofilo menuturkan bahwa kejadian paling banyak di wilayah Kecamatan Bogor Selatan, setidaknya ada 12 titik bencana di sana. 

Baca juga: Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 24 Agustus, Pagi Siang Cerah, Malam Malah Hujan Deras

Baca juga: Lesti Kejora dan Rizky Billar Gelar Lomba HUT ke-77 RI, Seru-seruan Bersama Warga Meski Hujan Deras

Baca juga: Diguyur Hujan Deras, Jalan di sekitar Stasiun Tanjung Barat Tergenang Air Setinggi 20-30 CM

"Selanjutnya untuk wilayah Kecamatan Bogor Utara ada delapan titik, Bogor timur dua titik, Bogor Tengah dua titik, dan terakhir ada di Kecamatan Bogor Barat, satu titik bencana," kata Theofilo. 

Bersyukur tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Upaya penanganan oleh personil BPBD Kota Bogor dan Damkar Kota Bogor terus dilakukan untuk melakukan normalisasi. 

BERITA VIDEO: Aksi Debus Meriahkan Kirab Merah Putih

Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor menghimbau masyarakat Kota Bogor dan sekitarnya untuk terus meningkatkan kewaspadaannya. 

"Untuk lebih meningkatkan kewaspadaan serta mengenali wilayah tinggalnya masing-masing. Sehingga dapat mengantisapi potensi bencana yang akan datang, agar dapat melakukan evakuasi secara mandiri bila mana ada potensi bencana yang mengancam harta benda dan nyawa," ucap Theofilo. 

Theo menambahkan untuk masyarakat yang berada di wilayah rawan bencana seperti di bantaran sungai lebih meningkatkan kewaspadaan nya ketika terjadi hujan dengan intensitas yang tinggi lebih dari satu jam.

Sumber: Tribun Bogor
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved