Bansos

Tri Rismaharini Bantu Emak-emak Cairkan Bansos untuk Atasi Kenaikan Harga Telur Ayam

Menteri Sosial Tri Rismaharini meminta emak-emak tenang dalam menyikapi kenaikan harga telur ayam, karena akan ada bansos.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Hironimus Rama
Menteri Sosial Tri Rismaharini (keempat dari kiri) meminta emak-emak tenang dalam menyikapi kenaikan harga telur ayam, karena akan ada bansos, dan bisa dibeli untuk komoditas itu. 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Menteri Sosial Tri Rismaharini punya cara sendiri dalam mengatasi kenaikan harga telur ayam.

Seperti diketahui, harga telur ayam melonjak tinggi dalam dua pekan terakhir.

Saat ini harga telur di sejumlah pasar mencapai Rp 31.000-32.000 per kg.

Warga pun mengeluh soal lonjakan harga telur ini, karena membuat mereka sulit memenuhi kebutuhan nutrisi.

Terkait naiknya harga telur ayam ini, Tri Rismaharini mengatakan pihaknya tidak bisa mengatasi persoalan ini dengan bantuan sosial berupa barang.

"Saat ini kita tidak bisa menyalurkan bantuan sosial dalam bentuk natura, baik beras, telur atau apapun," kata Risma di Cibinong, Jumat (26/8/2022).

Menurut Risma, Kementerian Sosial saat ini memberikan bantuan dalam bentuk uang.

"Kita berikan uang ke bank atau PT Pos Indonesia untuk disalurkan ke masyarakat," ujarnya.

Baca juga: IPJ Menyatat Harga Pangan di Jakarta, Daging Sapi, Telur Ayam, Sampai Tepung Terigu Alami Kenaikan

Uang itu, lanjut Risma, bisa dipakai masyarakat untuk membeli berbagai kebutuhan pokok yang dibutuhkan.

"Kami tidak bisa memaksa masyarajat untuk beli telur. Nutrisi kan bukan hanya telur. Mereka bisa pilih beli ikan, daging, atau telur," jelasnya.

Mantan Walikota Surabaya ini menambahkan pihaknya serba salah menyikapi kenaikan harga telur ini.

"Kalau harga telur naik kami disalahkan karena tidak memberi bansos berupa telur. Kalau harga telur turun, kami juga yang disalahkan karena membeli telur untuk disalurkan ke warga," jelas Risma.

Komoditas telur ayam saat ini tengah naik harganya, berkisar Rp 30.000 - Rp 32.000 per kg.
Komoditas telur ayam saat ini tengah naik harganya, berkisar Rp 30.000 - Rp 32.000 per kg. (WARTA KOTA/ZAKI ARI SETIAWAN)

Risma menegaskan Kementerian Sosial tidak tahu persoalan naik turunnya harga telur.

Tetapi satu hal yang pasti, Kementerian Sosial tidak lagi memberikan bansos dalam bentuk barang.

"Kami menyalurkan bansos dalam bentuk uang tunai melalui bank. Bagi warga lansia dan sakit, kami salurkan melalui PT Pos Indonesia," tandas Risma.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved