Berita Jakarta

Polda Metro Bantah Pengungkapan Kasus Judi untuk Redam Isu Konsorsium 303 'Kaisar Sambo'

Zulpan memastikan, pengungkapan kasus judi tidak ada kaitannya dengan isu itu apalagi untuk meredam gosip-gosip miring soal konsorsium 303 

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Feryanto Hadi
WartaKota/Miftahul Munir
Polda Metro Jaya menciduk 296 orang pelaku judi konvensional dan online dengan total laporan polisi sebanyak 131 dari 21 sampai 25 Agustus 2022. 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI - Polda Metro Jaya menciduk 296 orang pelaku judi konvensional dan online dengan total laporan polisi sebanyak 131 dari 21 sampai 25 Agustus 2022.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan, mengatakan bahwa pengungkapan judi oleh aparat kepolisian bukan karena diagram konsorsium 303 yang muncul dalam kasus Irjen Ferdy Sambo.

Diketahui, kini muncul isu Konsorsium 303, tentang komplotan bisnis judi online yang disebutkan dipimpin Ferdy Sambo bersama perwira lainnya, yang juga menyeret nama Fadil Imran di dalamnya.

Isu ini muncul di tengah penyidikan pembunuhan Brigadir J.

Dalam bagan yang viral itu, Fadil Imran ditempatkan di posisi kanan dari Sambo. 

Baca juga: Kaitkan Irjen Fadil Imran dengan Kasus Ferdy Sambo, Pemilik Akun @Aniesriau Dibekuk Tim Polda Metro

Namun, belum ada bantahan resmi dari Mabes Polri soal beredarnya bagan itu.

Zulpan memastikan, pengungkapan kasus judi tidak ada kaitannya dengan isu itu apalagi untuk meredam gosip-gosip miring soal konsorsium 303 

Menurut Zulpan, setiap pengungkapan judi oleh jajarannya jarang diekspose ke awak media, sehingga tak pernah terlihat di masyarakat.

"Kalau media punya informasi tentang perjudian laporkan kepada kami, akan menindaknya. Kan sudah berapa kali juga kami tindak seperti pinjol ilegal dan seterusnya, itu sebagai wujud nyata Polda Metro tidak ada toleransi terhadap kejahatan ini," kata Zulpan, Jumat (26/8/2022).

Baca juga: Tengah Asyik Bernyanyi Dangdut Sambil Main Judi Slot, Wanita Ini Tak Sadar Polisi Datang Menghampiri

Baca juga: Soal Adanya Dugaan Sponsor Judi Online di Klub Liga 1, Dirut PT LIB: Kami Sedang Klarifikasi Ulang

Oleh karena itu, Zulpan menegaskan pengungkapan kasus judi ini bukan pertama kali dilakukan oleh jajaran Polda Metro Jaya.

Pihaknya ingin membuktikan kepada publik bahwa dalam waktu yang cepat melakukan gerakan dengan hasil yang memuaskan.

"Tidak ada tolerasi bagi kami soal tindak kejahatan, baik perjudian, minuman keras dan lain-lain," ujar Zulpan.

BERITA VIDEO: Main Judi Slot, Wanita Ini Tak Sadar Polisi Datang Menghampiri

Sebelumnya, Polda Metro Jaya bersama jajaran menggelar operasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) seperti perjudian, minuman keras dan narkoba dari 21 sampai 25 Agustus 2022.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Komnes Endra Zulpan mengatakan, operasi Kamtibmas ini untuk menjawab arahan dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit.

"Ini jadi komitmen Polda Metro Jaya dalam hal ini pak Kapolda tidak ada toleransi terhadap kejahatan yang meresahkan masyarakat,"kata Zulpan, Jumat (26/8/2022).

Menurut Zulpan, dalam kurun waktu empat hari 13 Polres jajaran di wilayah hukum Polda Metro Jaya telah melakukan beberapa pengungkapan.

Baca juga: KIPRAH Putri Candrawathi, Mengaku Dilecehkan Yosua hingga Shock, Kini Diperiksa Jadi Tersangka

Ada sebanyak 45 kasus dengan total tersangka yang diamankan sekira 66 orang dan barang bukti yang disita adalah 626,75 Kg ganja, sabu 131,526 Kg, kemudian pil ekstasi sejumlah 108.128 butir dan miras 27.650 botol. 

"Ada salah satu yang kita kenakan pasal TPPU, di mana telah disita barang bukti uang sebanyak Rp 1 miliar kemudian juga beberapa kendaraan, di antaranya satu unit Vellfire, kemudian satu unit kendaraan jenis Hyundai, dan Grand Livina," tutur Zulpan.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved