Pemilu 2024

Ketua KPU Nilai Parpol Lapor ke Bawaslu Secara Tak Langsung Akui Syarat Dokumennya Tidak Lengkap

Laporan ke Bawaslu secara tidak langsung menjawab parpol bersangkutan mengakui dokumen pendaftarannya tidak lengkap.

Editor: Yaspen Martinus
Istimewa
Sejumlah partai politik melaporkan dugaan pelanggaran administrasi Pemilu 2024 ke Bawaslu. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Sejumlah partai politik melaporkan dugaan pelanggaran administrasi Pemilu 2024 ke Bawaslu.

Pelapor adalah parpol yang dokumennya dinyatakan tidak lengkap oleh KPU.

Ketua Komisi Pemilhan Umum (KPU) Hasyim Asy’ari mengatakan, laporan ke Bawaslu secara tidak langsung menjawab parpol bersangkutan mengakui dokumen pendaftarannya tidak lengkap.

"Kalau ada partai yang dinyatakan oleh KPU tidak lengkap dokumen persyaratannya dan mengadu ke Bawaslu."

"Itu malah membuat yakin dan membuat pengakuan bahwa dirinya memang enggak lengkap," kata Hasyim usai menghadiri sidang putusan pendahuluan dugaan pelanggaran administrasi di Kantor Bawaslu, Jakarta Pusat, Kamis (25/8/2022).

Hasyim menegaskan, logikanya parpol yang mendaftar ke KPU dan telah menyerahkan dokumennya secara lengkap, maka sudah pasti tidak akan mengajukan dugaan pelanggaran administrasi ke Bawaslu.

Baca juga: Ketua Komisi Kejaksaan: Tanpa Motif Kuat, Bagaimana Jaksa Membuktikan dan Mengancam Hukuman Mati?

Menurutnya, pengakuan terhadap sesuatu jika dipandang dari sisi hukum acara, maka hal tersebut merupakan alat bukti yang sempurna.

"Dan yang namanya pengakuan, kalau dalam hukum acara, itu adalah alat bukti yang sempurna," ucap Hasyim. (Danang Triatmojo)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved