Catatan Ilham Bintang

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Dipuja Puji Anggota Komisi III DPR, Kasihan Sekali!

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo lelah seperti kurang tidur ketika menghadiri Rapat Dengar Pendapat ( RDP) dengan Komisi III DPR-RI.

Editor: Suprapto
TV Parlemen
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ungkap intervensi Divisi Propam Polri. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo lelah seperti kurang tidur ketika menghadiri Rapat Dengar Pendapat ( RDP) dengan Komisi III DPR-RI. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Kasihan Kapolri. Wajah Jenderal Listyo Sigit Prabowo kelihatan tirus dan pucat. Matanya tampak lelah seperti kurang tidur ketika menghadiri Rapat Dengar Pendapat ( RDP) dengan Komisi III DPR-RI, di Senayan, Rabu (24/8).

Rapat itu berlangsung sekitar 10 jam. Dari pagi hingga lepas waktu Isya. Dan, puja puji hampir seluruh anggota Komisi III tentu tidak bisa menghiburnya.

Saya khawatir malah semakin membebaninya. Seakan pujian itu "pesanan dia"seperti ramai disinyalir netizen di media sosial.

Hari itu sudah lebih 40 hari kasus "Polisi Tembak Polisi" menjadi sorotan publik. Kasus itu menyeret Irjen Pol Ferdy Sambo dan istri, Putri Candrawathi sebagai tersangka pembunuhan berencana Brigadir Yoshua, 8 Juli lalu.

Tempat kejadian perkara itu pun di rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri tersebut. Yang semula mau disesatkan seolah kejadian biasa.

Dengan skenario tembak menembak antarajudan lantaran salah satunya melecehkan Putri Candrawathi.

Seluruhnya 97 perwira Polri terperiksa. Perwira pertama, menengah, dan tinggi, bintang satu dan dua. Mungkin itu peristiwa kolosal pertama dalam sejarah Polri : dalam hal jumlah yang terlibat maupun bobot.

Yang tersangka dengan ancaman hukuman mati lima orang. Termasuk Sambo dan Putri. Tiga lainnya, dua ajudan dan satu supir merangkap pembantu rumah tangga.

Sambo sendiri sudah ditahan sejak 9 Agustus lalu, dan 25 Agustus kemarin hasil sidang Kode Etik Polri telah memberhentikan dengan tidak hormat ayah empat anak itu. Adapun tersangka Putri Candrawati hari ini diperiksa dan diramalkan bakal dikenakan penahanan pula.

Masih ada 35 perwira menghadapi pemeriksaan etik; 16 diantaranya sudah "ditempatkan khusus" menunggu pemeriksaan lanjutan.

Baca juga: Sahabat Polisi Sebut Kapolri Belum Responsif Menanggapi Permintaan Masyarakat

Baca juga: Terdengar Suara Sayang Saat Rapat, Hotman Paris Ingatkan Komisi III DPR Berhati-hati dengan RUU KUHP

Kasus Duren Tiga, disebut juga begitu, jelas sudah puluhan hari menguras tenaga, pikiran dan batin Kapolri dan jajarannya.

Korban dan pelaku seluruhnya keluarga besar Polri. Tidak ada pihak lain. Listyo Sigit Prabowo adalah pucuk pimpinan, penanggung jawab tertinggi di lingkungan penegak hukum itu.

Dalam dunia militer dan polisi kita tahu ada konvensi tak tertulis : tidak ada prajurit yang buruk, melainkan komandan. Dengan Sambo, Listyo hanya berjarak dua tingkat di atasnya.

Prajurit yang bersalah dua tingkat di atasnya lazim ikut bertanggung jawab.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved