Jumlahnya Masih 6 persen, Pengguna Aset Kripto Indonesia Diyakini Mampu Bertumbuh Pesat

Indonesia diyakini punya potensi tinggi pasar aset digital khususnya kripto karena saat ini jumlah penggunanya di Indonesia tidak lebih dari 6 persen.

Pixabay
Indonesia diyakini punya potensi tinggi pasar aset digital khususnya kripto karena saat ini jumlah penggunanya di Indonesia tidak lebih dari 6 persen. (ilustrasi) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Indonesia diyakini memiliki potensi tinggi dalam pasar aset digital khususnya kripto. Pasalnya saat ini jumlah pengguna aset kripto di Indonesia tidak lebih dari 6 persen.

Berdasar data Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) per Juni 2022, pengguna aset kripto di Indonesia sekarang baru berjumlah 15,1 juta.

Chief Operating Officer Nanovest, Billy Suryajaya mengatakan pengguna aset kripto di Indonesia mempunyai potensi untuk tumbuh berkembang seiring dengan waktu.

"Artinya, belum sampai 6 persen dari jumlah populasi Indonesia yang melebihi 275 juta. Kita rasa, potensi pertumbuhannya sangat tinggi sekali," kata Billy, berdasar siaran pers, Jumat (26/8/2022).

Baca juga: Membuka Festival Batavia Kota Tua, Anies Baswedan Beberkan Representasi Jakarta Sebagai Kota Modern

Menyikapi hal tersebut PT Tumbuh Bersama Nano memperkenalkan dirinNanovest sebagai platform investasi aset digital karya anak bangsa, dengan menggelar peluncurannya di Uluwatu, Bali.

Pemilihan Bali selaras dengan laporan Financial Times yang menyebutkan Pulau Dewata sebagai salah satu tempat di Indonesia yang menjadi tujuan utama bagi para penggemar kripto dunia.

Maka tidak mengherankan bila banyak pengguna kripto berbondong-bondong datang ke Bali untuk mendapat pengalaman lebih terkait dengan aset digital.

“Melalui Nanovest, kami ingin menjadi platform yang bisa mempermudah masyarakat Indonesia untuk berinvestasi,” sambungnya.

Baca juga: KPK Mulai Membidik Tindakan Pencucian Uang yang Disamarkan Lewat Mata Uang Kripto

Bersamaan dengan peluncuran, Nanovest juga memperkenalkan fitur dan layanan terbaru agar dapat meningkat kemudahan dan kenyamanan pengguna saat melakukan transaksi investasi.

"Nanovest sangat tepat digunakan bagi para investor pemula. Mulai dari Rp 5 ribu, pengguna
bisa berinvestasi aset digital yang beragam," ungkapnya.

Secara umum, Billy mengatakan bahwa Nanovest merupakan platform investasi aset digital yang diharapkan mampu mendorong lahirnya para investor baru, terutama dari kalangan milenial.

“Seiring dengan perkembangan zaman, kami merasa bahwa menciptakan ruang investasi aset digital yang aman, nyaman dan mudah adalah misi utama Nanovest,” kata Billy.

Sekadar informasi, saat ini jumlah pengguna aplikasi Nanovest sudah mencapai 2,5 juta. Aplikasinya sendiri bisa diunduh melalui Google Play Store (Android) dan App Store (iOS).

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved